Rockstar Akan Selidiki Bocornya GTA V

Reading time:
September 16, 2013
rockstar logo

Bocor sebelum tanggal rilis, mimpi buruk yang satu ini tampaknya mulai menjadi pemandangan umum di industri game. Para hacker tampaknya selalu menemukan cara untuk memastikan hal ini terjadi, apalagi jika berurusan dengan game-game “raksasa” konsol. Walaupun tidak seburuk kasus HALO 4 yang bocor sebulan sebelum rilis, GTA V juga melewati proses yang sama. Salah satu game yang paling diantisipasi di tahun 2013 ini sudah tersedia di dunia maya empat hari sebelum tanggal rilis resmi. Rockstar tidak tinggal diam.

Bocornya GTA V  ini tidak hanya terjadi di versi bajakan yang kini memang menyebar luas di dunia maya, tetapi juga versi retail resminya. Banyak retailer besar di luar negeri yang diyakini menyalahi tanggal rilis dan menjual GTA V jauh hari sebelum diperbolehkan. Kesalahan yang akhirnya berujung pada munculnya begitu banyak kopi bajakan saat ini. Untuk kelalaian yang satu ini, Rockstar menegaskan bahwa mereka akan memulai proses penyelidikan. Investigasi ini ditujukan untuk mencari siapa, bagaimana, dan mengapa penjualan resmi GTA V sebelum rilis ini bisa terjadi. Kecurigaan mengemuka bahwa kesalahan berada di tangan Amazon yang terang-terangan menjual game ini sebelum 17 September 2013.

Tidak tinggal diam, Rockstar akan memulai proses penyelidikan asal muasal bocornya GTA V sebelum tanggal rilis. Beberapa retailer besar sekelas Amazon kabarnya menjual game ini sebelum waktu yang dijanjikan.
Tidak tinggal diam, Rockstar akan memulai proses penyelidikan asal muasal bocornya GTA V sebelum tanggal rilis. Beberapa retailer besar sekelas Amazon kabarnya menjual game ini sebelum waktu yang dijanjikan.

Begitu banyak publisher dan developer yang harus mengalami proses serupa dan terlepas dari usaha keras untuk mencegah hal ini terjadi, malapetaka yang sama terus berulang. Game resmi bocor di retailer besar, dibeli, dikopi, dan kemudian menyebar di dunia maya, sebuah siklus lingkaran setan yang sulit untuk berakhir. Ini juga menjadi salah satu alasan “rasional” di balik keinginan banyak publisher untuk menuju proses distribusi game secara digital saja. Let the investigation begins!

Load Comments

PC Games

August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…

PlayStation

September 14, 2021 - 0

Review DEATHLOOP: Kesenangan Berulang, Berulang, Berulang!

Kami yakin sebagian besar dari Anda tentu saja sudah familiar…
September 8, 2021 - 0

Review Tales of Arise: Dahaga yang Terpuaskan!

Salah satu seri JRPG yang paling konsisten lahir di industri…
August 27, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yasuhiro Kitao (Elden Ring)!

Impresi pertama yang begitu kuat dan mengagumkan, tidak ada lagi…
August 27, 2021 - 0

Impresi Elden Ring: Souls dengan Rasa Berpetualang!

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar nama From Software saat…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…