Valve Tegaskan Steam Machines Juga Didukung AMD

Reading time:
October 10, 2013
steam os

Setelah sukses dengan portal distribusi game secara digital – Steam, Valve akhirnya memutuskan untuk membawa “inovasi” mereka ke level yang lebih tinggi – perangkat keras. Tidak tanggung-tanggung, mereka memperkenalkan tiga senjata utama kepada publik, sang sistem operasi Steam OS, si hardware Steam Machines, dan si kontroler yang unik Steam Controller. Steam Machine sendiri diposisikan tak ubahnya hybrid antara PC dan konsol, menjanjikan pengalaman gaming yang berbeda. Untuk menjamin hal tersebut terjadi, Valve sendiri bahkan sudah membagikan spesifikasi prototipe yang akan mereka bagikan di para beta user di seluruh dunia.  Spesifikasi yang tidak hanya akan menundukkan Playstation 4 dan Xbox One dengan mudah, tetapi ternyata juga membuat para penggemar AMD di seluruh dunia gigit jari.

Spesifikasi prototipe ini memang seolah mengindikasikan kerjasama erat, bahkan terkesan eksklusif antara Valve dan NVIDIA terkait Steam Machines. Kartu grafis terkuat NVIDIA menjadi kekuatan utama semua prototipe tersebut, apalagi didukung dengan usaha NVIDIA yang kini terus menyempurnakan dukungan mereka pada Linux, basis dari Steam OS sendiri. Apakah ini berarti Valve dan Steam Machine akan hadir tanpa AMD – sang kompetitor?

Valve membantah eksklusivitas kerjasama dengan NVIDIA untuk proyek Steam Machine. Mereka menegaskan bahwa Steam Machine versi retail tahun 2014 mendatang juga akan didukung oleh AMD.
Valve membantah eksklusivitas kerjasama dengan NVIDIA untuk proyek Steam Machine. Mereka menegaskan bahwa Steam Machine versi retail tahun 2014 mendatang juga akan didukung oleh AMD.

Kecurigaan ini akhirnya dibantah oleh Doug Lombardi – PR dari Valve sendiri. Lombardi meyakinkan bahwa pada saat rilis retail Steam Machines pada tahun 2014 mendatang, konsol ini juga akan diperkuat oleh hardware berbasikan teknologi AMD. Ia menegaskan Valve sangat bekerja sama erat dengan tiga pemain besar – AMD, NVIDIA, dan Intel saat ini, untuk mengoptimalisasi Steam Machines dan Steam OS.

Jadi untuk para penggemar teknologi AMD yang sempat kecewa dengan spesifikasi prototipe Steam Machine Valve yang lalu, Anda boleh sedikit berlega hati.

Source: Forbes

Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…