Review NBA 2K14: Penuh Aksi Minim Inovasi!
Perbaikan Gameplay: Makin Realistis
Kesan pertama yang kami dapatkan ketika memainkan pertandingan basket dalam game ini tidak jauh dari apa yang kami rasakan ketika memainkan NBA 2K13 sekitar satu tahun yang lalu. Namun, setelah beberapa saat memainkan game ini, barulah kami merasakan perbedaan yang ada.

Semula, perbedaan yang kami rasakan adalah hal negatif, dimana kami lebih mudah melakukan “foul” yang cukup jarang kami temui di seri sebelumnya: goaltending. Tetapi, setelah mencoba memahami pergerakan pemain lebih dalam selama beberapa waktu, kami menemukan hal itu terjadi karena perubahan sistem permainan di dalam garis lingkar lapangan, dimana beberapa pergerakan seperti blocking dan rebound kini menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Blocking yang dilakukan di NBA 2K14 ini bila dilakukan di posisi yang benar kini lebih mengarah pada upaya pemain untuk menghalangi bola di udara, bukan lagi hanya sekedar melakukan lompatan dengan tangan merentang ke atas dengan harapan tangan tersebut akan menghalangi bola. Walaupun begitu, hal tersebut tetap menuntut Anda untuk mengontrol pemain dengan lebih baik, efektif, dan efisien agar bisa melakukan blocking dan rebound dengan baik dan benar.
AI Lebih Responsif: Permainan yang Lebih Hidup
Pergerakan AI pun mendapat perbaikan dari 2K Games dan Visual Concepts. Kini, AI bisa bergerak dengan lebih fleksibel dan mampu mendukung alur serangan atau skema pertahanan yang sedang dibangun. Ketika memainkan sebuah tim, Anda akan menemui pergerakan AI dalam memposisikan rekan se-tim akan menjadi lebih baik dari sebelumnya, yang mana kami rasa juga sudah cukup baik.

Ketika memainkan mode yang menharuskan Anda mengontrol hanya satu pemain, AI yang lebih responsif ini juga akan membawa suasana permainan yang lebih hidup. Anda akan menemukan pergerakan rekan se-tim yang lebih menyebar ketika menyerang, sehingga lebih membuka peluang dalam mensukseskan serangan, serta lebih rapat ketika bertahan, sehingga memperkecil peluang lawan memasukkan bola.

Namun, satu hal yang perlu diingat, AI yang lebih baik ini juga dimiliki oleh tim lawan Anda. Anda mungkin perlu mengubah taktik yang biasa Anda gunakan ketika melawan tim lain, baik yang digerakkan oleh rekan Anda maupun komputer, agar dapat memanfaatkan dengan baik AI yang lebih baik ini.
Mode Permainan: Mati Satu Tumbuh Satu

Seperti yang kami bahas di awal artikel ini, sang bintang yang menjadi maskot dari game ini, LeBron James, mendapatkan satu mode khusus dalam game baru ini. Mode tersebut disebut sebagai LeBron James’ Path to Greatness. Hal yang diangkat tim pengembang sebagai inti dari mode baru tersebut adalah kontrak sang bintang di Miami Heat yang akan berakhir di akhir musim 2013-2014 ini. Pemain bisa membantu LeBron dalam menentukan langkah selanjutnya, apakah akan bertahan di Miami Heat dan membawa tim tersebut ke tingkat yang lebih tinggi atau pindah ke tim lain dan membantu tim tersebut meraih prestasi tertinggi di NBA.

Ketika memainkan game tersebut, secara umum pemain akan merasakan pengalaman yang serupa dengan ketika memainkan suatu tim, dalam hal ini Miami Heat minimal di musim pertama, dalam mode Seasons dengan lebih menekankan aspek LeBron dibandingkan manajemen tim secara keseluruhan.

Selain mode baru tersebut dan Seasons, mode-mode lain seperti The Association, My Player/Career, Playoff, serta NBA Blacktop tetap hadir di game ini. Sayangnya, mode-mode menarik dari game-game sebelumnya di seri NBA 2K, seperti Jordan Challenge di NBA 2K11, Greatest Mode dari NBA 2K12, serta All-Star Weekend tidak dihadirkan lagi oleh tim pengembang di dalam game ini. Hal itulah yang membuat NBA 2K14 ini terasa sangat minim inovasi.










