The Forest – Sensasi Game Horror Baru via Oculus Rift

Reading time:
November 12, 2013

Ada sesuatu yang menakutkan dalam kegelapan. Stimulus visual yang tidak bisa lagi diandalkan, dan pendengaran yang tiba-tiba mengancam seolah menjadi makanan  bagi begitu banyak misteri yang berlindung di balik “layar hitam” dan kelam ini. Unsur horror seperti inilah yang tampaknya mulai diberdayakan oleh begitu banyak developer saat ini. Tidak hanya itu saja? Menyempurnakannya dengan atmosfer yang sunyi dan mekanik dimana Anda tidak bisa memberikan perlawanan berarti? Semakin sempurna. Namun di sebuah proyek baru bernama – The Forest, genre horror akan masuk dalam eskalasi level yang baru.

Dikembangkan oleh sebuah studio dari Vancouver – SKS Games, The Forest menceritakan kehidupan seorang survivor dari kecelakaan pesawat yang terdampar di entah berantah. Berbeda dengan game horror lainnya yang hanya meminta Anda bergerak dan memecahkan puzzle, The Forest ditawarkan sebagai sebuah game open-world. Anda akan diminta untuk menebang kayu, membuat api, hingga mencari makanan untuk bertahan hidup. Sayangnya, kehidupan malam pulau ini tidak seindah yang dibayangkan. Sumber ketakutan ini akhirnya terbongkar di trailer gameplay terbarunya. Untungnya, Anda masih bisa melawan balik dengan membuat jebakan dan belajar membela diri.

The forest (17) The forest (1) The forest (2) The forest (3) The forest (4) The forest (5) The forest (6) The forest (7) The forest (8) The forest (9) The forest (10) The forest (11) The forest (12) The forest (13) The forest (14) The forest (15)

Lantas apa yang membuat The Forest tampil lebih istimewa? Fakta bahwa ia memang didesain untuk kacamata virtual reality yang kian menjadi pusat perhatian – Oculus Rift adalah salah satu pesona yang tidak bisa dikesampingkan. Dengan teknologi ini, pengalaman dan ketakutan yang ditawarkan tentu saja akan semakin intes. The Forest sendiri saat ini hanya diumumkan untuk platform PC. Kapan rilis? Belum ada kepastian. Untuk sementara ini, The Forest baru memasuki masa alpha.

Be prepared to wet your pants..

 

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…