Review Battlefield 4 (Multiplayer): Pesona yang Sulit Ditolak!

Reading time:
November 12, 2013
bf 4

Battlefield selalu menjadi sebuah game FPS military shooter yang berfokus pada pengalaman multiplayer, dan tidak pernah mode single player. Persepsi umum yang menyebar kuat di kalangan gamer ini memang bukan sekedar rumor belaka. Yang terjadi, identitas ini justru kian menguat setelah rilis sang seri terbaru – Battlefield 4 yang kembali lahir dari tangan dingin DICE. Diperkuat dengan engine next-gen terbaru – Frostbite Engine 3.0, DICE memang menyempurnakan lebih banyak fitur yang sudah hadir di seri sebelumnya dan menawarkan begitu banyak pesona yang gagal ditawarkan oleh mode single player seri yang satu ini. Sebuah pesona yang akan sulit ditolak untuk para gamer penggemar genre military shooter.

Anda yang sempat membaca review kami sebelumnya tentu saja punya sedikit gambaran tentang beragam kelemahan yang membuat mode single player Battlefield 4 tidak semenarik yang dibayangkan. Semua kerja keras yang dilontarkan DICE tampaknya berfokus pada satu tujuan yang sama, menjual Battlefield 4 di area kekuatan utamanya sendiri – mode multiplayer yang ada. Berbeda dengan campaign yang terasa hambar walaupun tampil begitu indah secara visual, mode multiplayer Battlefield 4 menjadi gudang alasan mengapa seri ini begitu dicintai. Ada begitu banyak elemen yang ditawarkan, kebebasan, dan fitur-fitur yang membuat pengalaman ini jauh lebih epik dan dramatis.

Lantas apa yang sebenarnya ditawarkan oleh mode multiplayer Battlefield 4 ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai pesona yang sulit untuk ditolak?

Role-Playing

Battlefield tidak pernah menjadi soal siapa yang membunuh musuh lebih banyak, tetapi yang dapat memainkan perannya dengan lebih optimal.
Battlefield tidak pernah menjadi soal siapa yang membunuh musuh lebih banyak, tetapi yang dapat memainkan perannya dengan lebih optimal.

Salah satu yang membuat seri Battlefield berbeda dengan kebanyakan game FPS military shooter kompetitor adalah fakta bahwa ia memang didesain untuk menyajikan situasi pertarungan yang menuntut kerjasama antar gamer, dan bukannya kehebatan masing-masing individual. Sistem ini sendiri dibangun sedemikian rupa dengan menawarkan begitu banyak alternatif poin dari setiap aksi yang Anda lakukan. Tidak hanya sekedar menyerang membabi buta dan membunuh sebanyak musuh dari tim lawan, tetapi benar-benar memainkan peran yang dibutuhkan untuk memberikan sumbangan yang signifikan dalam pertempuran. Formula sama yang tetap dipertahankan di Battlefield 4.

Dengan map yang  super luas dan terbuka untuk segala macam jenis pertempuran, misi utama bukanlah membunuh sebanyak mungkin musuh secepat mungkin, tetapi berkontribusi dalam Squad dan memainkan peran yang Anda pilih sendiri. Anda diberi empat pilihan peran: Assault, Recon, Engineer, dan Support dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Setiap dari mereka dipersenjatai dengan arsenal yang didesain untuk mengatasi situasi perang tertentu atau memberikan bantuan bagi rekan setim dalam peran yang juga spesifik. Tidak hanya keempat peran ini, Anda juga bisa berperan sebagai Commander yang akhirnya kembali di Battlefield 4 setelah sempat absen di seri sebelumnya. Menjadi Commander, Anda bisa memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam pertempuran, dari sekedar melemparkan lebih banyak supply untuk tim Anda hingga meluncurkan rudal Tomahawk ke target sasaran jika dibutuhkan. Kerjasama antara kelima peran ini adalah kunci untuk berperan lebih besar di medan pertarungan.

Menggunakan kekuatan masing-masing peran untuk membantu rekan satu tim menyelesaikan objektif menjadi lebih krusial.
Menggunakan kekuatan masing-masing peran untuk membantu rekan satu tim menyelesaikan objektif menjadi lebih krusial.
Anda bisa menjadi Engineer yang secara konstan berdiri dan melindungi tank Anda dari kerusakan besar. Tidak harus mengangkat senjata dan berperang untuk berperan besar.
Anda bisa menjadi Engineer yang secara konstan berdiri dan melindungi tank Anda dari kerusakan besar. Tidak harus mengangkat senjata dan berperang untuk berperan besar.

 

 

Bergabung dalam satu squad dan bertempur bersama akan membantu meningkatkan kesempatan Anda untuk bertahan hidup.
Bergabung dalam satu squad dan bertempur bersama akan membantu meningkatkan kesempatan Anda untuk bertahan hidup.

Keunikan role playing inilah yang akhirnya menggabungkan elemen gameplay Battlefield 4 untuk tampil unik, sekaligus menggugah di saat yang sama. Anda tidak cukup hebat untuk menembak secara presisi dan membunuh siapapun? Anda bisa memainkan peran pendukung, menyediakan health, ammo, atau bahkan berdiri dengan sabar di belakang kendaraan berat untuk memastikannya terus berjalan dengan membawa pertempuran berjalan di pihak Anda. Oleh karena hal ini pulalah, bergabung dalam sebuah squad dan bertempur bersama dengan gamer asing yang belum pernah Anda temui di dunia nyata sebelumnya menjadi hal yang esensial. Lewat teman satu squad Anda inilah, Anda lebih mudah keluar dan masuk dalam pertarungan, memainkan peran Anda, dan mendulang poin.

Semakin banyak Anda berperan dalam job tertentu, semakin tinggi juga kesempatan Anda untuk mencapai level yang lebih tinggi – yang berarti, kesempatan untuk mendapatkan varian perlengkapan dan senjata yang jauh lebih bisa diandalkan. Pelan memang, namun semua kerja keras dari bermain peran ini akan terbayarkan. Ada kepuasan tersendiri ketika melihat tulisan bahwa Anda memenangkan pertempuran yang ada.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…

PlayStation

November 19, 2021 - 0

Preview Battlefield 2042: Masa Depan Tak Selalu Cerah!

Ada yang datang dengan antisipasi tinggi, tetapi tak sedikit pula…
November 19, 2021 - 0

Review GTA The Trilogy – The Definitive Edition: Bak Lelucon Besar!

Merayakan ulang tahun sebuah franchise legendaris adalah sebuah langkah yang…
November 17, 2021 - 0

Menjajal Elden Ring (Network Test): Makin Cinta, Makin Mantap!

Apa yang bisa Anda dorong lebih jauh dengan formula Souls-like…
November 15, 2021 - 0

Review Headset PULSE 3D Wireless – Midnight Black: Tiga Dimensi dalam Telinga!

Apa yang mendefinisikan sebuah pengalaman generasi terbaru? Bagi Sony dan…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…