Review XCOM – Enemy Within: Konten Tambahan Apik untuk Game Sensasional!

Reading time:
November 29, 2013

Upaya 2K Games membangkitkan kembali seri turn-based strategy lawas yang sempat tertidur lama, XCOM, telah membuahkan hasil positif dengan banyaknya komentar positif yang diterima game perdana untuk seri tersebut, XCOM: Enemy Unknown. Untuk melanjutkan hasil positif tersebut, mereka menyiapkan sebuah expansion pack yang akan membawa beberapa hal baru, serta kisah baru, ke dalam game tersebut, yaitu XCOM: Enemy Within.

XComEW 2013-11-27 23-39-34-09

Keputusan 2K Games menyerahkan pengembangan seri ini ke tangan studio ternama yang juga mengembangkan seri turn based strategy legendaris, Civilization, bisa dikatakan tepat. Pengalaman studio tersebut dalam mengembangkan game turn based strategy mampu membawa game XCOM: Enemy Unknown menjadi salah satu game turn based strategy terbaik yang pernah ada dalam beberapa tahun terakhir ini. Kini, studio tersebut menambahkan berbagai sentuhan tambahan untuk membuat game tersebut menjadi semakin menarik dalam XCOM: Enemy Within. Seperti apa sentuhan tambahan yang diberikan Firaxis, salah satu studio terbaik di dunia turn based strategy, untuk mengembangkan lebih lanjut seri XCOM baru ini? Mari simak pembahasannya dalam artikel berikut ini!

Mengulang Kembali Kisah Serbuan Alien ke Bumi

Bila Anda masih belum familiar dengan apa itu XCOM, ada baiknya Anda membaca review XCOM: Enemy Unknown terlebih dahulu.

XCOM: Enemy Within membawa kisah alternatif untuk alur cerita utama yang ada di dalam XCOM: Enemy Unknown. Hal itu membuat pemain harus mengulang lagi permainan dari awal untuk mendapatkan kesempatan merasakan cerita Enemy Within yang langsung diintegrasikan ke dalam cerita Enemy Unknown. Untungnya, Firaxis mengemas expansion pack ini sedemikian rupa sehingga pemain yang harus mengulang cerita dari awal pun tidak akan merasakan bahwa mereka memainkan game yang sama bila mereka sebelumnya telah memainkan XCOM: Enemy Unknown.

Mengatur posisi dan aksi tentara khusus XCOM di medan pertempuran masih menjadi sajian utama dalam game ini.
Mengatur posisi dan aksi tentara khusus XCOM di medan pertempuran masih menjadi sajian utama dalam game ini.

Untuk plot Enemy Within sendiri, Firaxis masih mempertahankan alur yang ada di Enemy Unknown sembari menyelipkan beberapa konten baru yang menggambarkan judul Enemy Within yang diusung expansion pack ini. Dalam Enemy Within ini, selain harus melawan serbuan alien ke bumi (Enemy Unknown), tim XCOM juga harus menangkal ancaman yang datang dari bumi sendiri (Enemy Within). Peperangan melawan alien tentu saja akan semakin sulit dengan adanya ancaman yang datang dari dalam. Pemain harus bertindak dengan lebih jeli, terutama dalam memanfaatkan sumber daya yang ada, agar bisa menyelamatkan bumi dari ancaman yang datang baik dari luar maupun dari dalam.

Ketika tidak berada dalam pertempuran, Anda tetap harus mengatur apa yang dilakukan pada pekerja di markas XCOM, mulai dari meneliti hal-hal yang ditemukan di medan pertempuran, menyiapkan tentara, serta memproduksi perlengkapan perang.
Ketika tidak berada dalam pertempuran, Anda tetap harus mengatur apa yang dilakukan pada pekerja di markas XCOM, mulai dari meneliti hal-hal yang ditemukan di medan pertempuran, menyiapkan tentara, serta memproduksi perlengkapan perang.

Sebagai pendukung dari alur cerita tersebut, Firaxis menambahkan beberapa hal baru dalam XCOM: Enemy Within yang pastinya akan memperkaya pengalaman pemain dalam memainkan game ini, seperti resource baru, pasukan baru, senjata baru, perlengkapan baru, serta map baru. Semua hal tersebut telah dipersiapkan sehingga benar-benar mendukung konten cerita baru yang ada di Enemy Within.

Resource Baru yang Membuka Dunia Baru

Meld, resource baru dalam Enemy Within, tersimpan dalam wadah khusus di medan pertempuran dan harus diambil oleh pasukan sebelum batas waktu berakhir.
Meld, resource baru dalam Enemy Within, tersimpan dalam wadah khusus di medan pertempuran dan harus diambil oleh pasukan sebelum batas waktu berakhir.

Sejak awal game, pemain langsung diperkenalkan dengan sebuah resource baru yang disebut sebagai “Meld”. Resource ini merupakan sebuah misteri yang harus dipecahkan oleh tim peneliti di markas XCOM sebelum bisa digunakan untuk berbagai kepentingan tim XCOM sendiri. Nantinya, bila penelitian akan resource Meld ini telah berhasil diselesaikan, pemain akan bisa memanfaatkan resource tersebut untuk membuka beberapa beberapa “perlengkapan tempur” yang pada intinya akan mengubah tentara yang ada menjadi tentara cybernetic atau tentara dengan tambahan beberapa genetics implant.

Resource ini cukup unik, karena di dalam permainan, pemain harus mengambil resource ini dalam beberapa giliran sebelum resource ini tidak bisa diambil lagi karena telah membusuk. Selain jumlahnya yang terbatas, pemain harus benar-benar bergerak cepat mengamankan resource ini karena “kemampuannya” untuk membusuk tersebut. Strategi tertentu tentu saja harus disiapkan untuk mengambil resource ini dengan cepat dan tepat, karena satu kesalahan saja bisa membuat pasukan yang dikirim pulang dengan tangan hampa karena terkena serangan brutal lawan.

Tentara khusus harus mendekati wadah Meld dan mengambilnya secara manual.
Tentara khusus harus mendekati wadah Meld dan mengambilnya secara manual.

Satu hal yang menarik dari Meld ini. Berbagai riset yang pada akhirnya mengungkapkan kemampuan dari Meld ternyata tidak mengubah struktur riset yang ada di Enemy Within ini. Struktur riset yang ada tetaplah sama dengan yang ada di Enemy Unknown, hanya saja, setiap riset yang dilakukan bisa jadi membuka hal baru yang bisa diterapkan dengan menggunakan Meld, sehingga pemain tidak akan dipusingkan dengan makin banyaknya riset yang harus dilakukan.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…