Developer Seri Game – Mafia Ditutup!

Reading time:
January 13, 2014
mafia

Kisah tentang dunia kriminal di masa lalu yang tersusun dengan sangat baik, franchise Mafia memang tumbuh populer di kalangan penggemar genre open-world. Walaupun tidak menawarkan kebebasan sekelas GTA atau Saints Row, setiap seri Mafia selalu hadir dengan daya tarik yang unik – sisi kualitas visual yang memesona dan tentu saja – atmosfer lawas yang terproyeksikan dengan sangat baik. Kesuksesan Mafia 2 tentu saja melahirkan lebih banyak ekspektasi untuk kehadiran Mafia 3 yang memang sempat dirumorkan akan meluncur sebagai proyek next-gen. Belum menunjukkan batang hidungnya sama sekali, alih-alih sebuah optimisme, gamer justru harus berhadapan dengan sebuah berita buruk.

Terlepas dari rumor yang sempat gencar terdengar beberapa waktu yang lalu, developer franchise Mafia – 2K Czech justru harus berhadapan dengan restrukturisasi. Seperti halnya proses sama yang sempat terjadi di beberapa developer yang lain, proses ini membuat banyak karyawan 2K Czech mengalami pemecatan massal. Tim developer yang menangani franchise Mafia di studio Prague ditutup, dengan beberapa karyawan dialihkan ke dua studio yang lain – Brno, Cek dan Novato, California. 2K sendiri menyatakan bahwa proses ini krusial untuk memperkuat tim 2K sendiri. Apakah ini berarti kita tidak akan melihat Mafia 3 di masa depan? Walaupun belum ada konfirmasi dari 2K sendiri, namun besar kemungkinan franchise ini tetap akan ditangani oleh studio yang lain.

Team developer Mafia - 2K Czech yang berlokasi di Prague mengalami restrukturisasi, yang ditandai dengan pemecatan dan pemindahan karyawan ke studio 2K yang lain. Developer ini dirumorkan tengah mengembangkan seri next-gen Mafia 3.
Team developer Mafia – 2K Czech yang berlokasi di Prague mengalami restrukturisasi, yang ditandai dengan pemecatan dan pemindahan karyawan ke studio 2K yang lain. Developer ini dirumorkan tengah mengembangkan seri next-gen Mafia 3.

Jadi untuk Anda yang sedang menantikan kehadiran Mafia 3 di pasaran, Anda tampaknya harus lebih sedikit bersabar setelah proses restrukturisasi yang satu ini. Hope they won’t cancel it..

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…