Titanfall Tidak Akan Hadirkan Sistem Item Mall

Reading time:
January 24, 2014
titanfall wallpaper

Microstransactions memang menjadi momok tersendiri di industri game saat ini. Dengan menjual beragam upgrade yang bisa dibeli dengan uang nyata, microtransactions menjadi solusi paling cepat untuk mempermudah sebuah game atau sekedar mempercepat progress permainan yang ada. Sebagian besar gamer mungkin akan menganggap mekanisme ini sebagai solusi yang wajar untuk game-game yang didistribusikan secara gratis. Sayangnya, sistem ini mulai menjangkiti game-game yang dibeli oleh gamer dengan harga penuh. Ryse: Son of Rome, NBA 2K14, dan Forza 5 menjadi bukti yang paling nyata akan hal tersebut. Namun jika Anda takut hal serupa juga akan diterapkan di salah satu game yang paling diantisipasi di tahun 2014 ini – Titanfall, Anda boleh berlega hati.

Ditangani oleh Repsawn Entertainment dan akan didistribusikan oleh EA, Titanfall memang didesain sebagai game yang berfokus di sisi multiplayer, dengan sisi single player yang juga diintegrasikan ke dalamnya. Sempat memicu kontroversi sejak pengumuman format pertempuran yang hanya akan memuat 12 player dalam satu match, Titanfall tetap memperlihatkan statusnya sebagai game yang pantas untuk dinantikan.

Respawn mengkonfirmasikan bahwa Titanfall tidak akan mengusung mekanisme microtransactions.
Respawn mengkonfirmasikan bahwa Titanfall tidak akan mengusung mekanisme microtransactions.

Berita terbaik? Respawn sudah menegaskan bahwa Titanfall tidak akan memuat fitur microtransactions sama sekali. Ini berarti, Anda harus memainkan game ini untuk menciptakan progress Anda sendiri. Sementara untuk masalah Season Pass, Titanfall sendiri belum bisa memberikan kepastian apapun.

Titanfall sendiri akan meluncur pada tanggal 11 Maret 2014 mendatang untuk PC, Xbox One, dan Xbox 360. No microtransactions? Good move!

Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…