Plants vs Zombies: Garden Warfare Hadir Tanpa Microtransactions

Reading time:
February 24, 2014
plant vs zombies garden warfare1

Microtransactions, kata yang satu ini memang tengah menjadi momok tersendiri di industri game. Kesempatan untuk membeli item atau equipment dengan menggunakan uang nyata menyisakan beberapa masalah yang seringkali memancing kritik para gamer. Terdengar rasional diterapkan untuk sebuah game free to play, tidak sedikit developer yang berupaya menyuntikkan sistem serupa di game-game yang sudah Anda bayar penuh. Ini tentu saja mencederai rasa keadilan, apalagi dianggap rentan untuk membuat game berjalan tidak seimbang, terutama di game-game berpondasikan pengalaman multiplayer. Untungnya, sistem yang sama tidak akan Anda temukan di game baru racikan Pop Cap dan EA – Plants vs Zombies: Garden Warfare.

Membawa pertempuran antara para tanaman dan zombie ke level yang baru, dengan perspektif orang ketiga dan diperkuat dengan engine teranyar DICE – Frostbite Engine 3.0, Plants vs Zombies: Garden Warfare memang terlihat menyenangkan. Menjadikan multiplayer sebagai satu-satunya mode yang ada, Pop Cap mengkonfirmasikan bahwa game ini tidak akan mengusung mekanisme microtransactions di awal perilisannya.

EA pastikan PvZ: Garden Warfare tidak akan hadir dengan sistem microtransactions.
EA pastikan PvZ: Garden Warfare tidak akan hadir dengan sistem microtransactions.

 

Walaupun demikian, mereka akan senantiasa melihat data dan mendengarkan feedback para gamer untuk menentukan arah seperti apa yang akan diimplementasikan di masa depan, termasuk microtransactions jika memang diperlukan. Hanya saja, tidak untuk pada periode rilis nanti.

Memuat mode pertempuran 12 vs 12, PvZ: Garden Warfare siap meluncur pada 25 Februari 2014 mendatang untuk Xbox 360, dan tentu saja Xbox One. Belum ada konfirmasi tanggal pasti untuk versi PC. Tertarik?

Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…