Review Banished: Game Simulasi Kota yang Menantang!

Reading time:
February 20, 2014

Brace yourself, Winter is Coming!

Brace yourself, winter is coming..
Brace yourself, winter is coming..

Anda yang tengah membaca bagian pertama review di atas mungkin akan langsung menyelutuk dan menyalahkan kami yang tidak memainkannya dengan tempo lambat dan sedikit bersabar. Jika kuantitas penduduk bertambah dengan sangat lambat dan kaum pekerja menjadi resource yang lebih penting, bukankah lebih rasional untuk membangun fasillitas perlahan dan pasti, sembari menunggu penduduk yang masih kecil tumbuh menjadi pekerja potensial yang bisa dimanfaatkan? Sayangnya, seperti yang sempat kami utarakan sebelumnya, Banished bukanlah game tata kota konvensional seperti yang pernah Anda ketahui. Tidak ada kesempatan Anda untuk “bersantai” sembari melihat kota Anda tumbuh pasti. Meminjam salah satu frase ternama dari film seri Game of Thrones: Brace yourself, Winter is Coming!

Benar sekali, tidak hanya harus berhadapan dengan resource manusia yang mungkin terhitung kompleks, Anda juga masih harus “bertarung” dengan musuh terbesar Banished – Cuaca. Seperti halnya dunia nyata, periode satu tahun Banished yang terhitung singkat juga akan terbagi menjadi empat jenis musim – semi, panas, gugur, dan tentu saja – dingin. Tinggal di tengah antah berantah, kota “muda” Anda bukanlah wilayah yang terhitung bersahabat ketika berhadapan dengan musim dingin yang kejam. Kondisi dingin yang tidak terantisipasi dengan baik akan membunuh penduduk-penduduk Anda dalam waktu singkat dan menghancurkan semua hal yang hendak Anda bangun.

Gagal mengantisipasi musim dingin dengan cermat, maka Anda beresiko kehilangan penduduk dalam porsi besar.
Gagal mengantisipasi musim dingin dengan cermat, maka Anda beresiko kehilangan penduduk dalam porsi besar.
Penduduk berpotensi mati karena dingin dan lapar. Membuat Anda harus memastikan ketersediaan kayu bakar dan tentu saja - makanan untuk menyambut musim keras ini.
Penduduk berpotensi mati karena dingin dan lapar. Membuat Anda harus memastikan ketersediaan kayu bakar dan tentu saja – makanan untuk menyambut musim keras ini.

Karena musim dingin inilah, Anda sangat dituntut untuk mengumpulkan sebanyak mungkin resource untuk memastikan penduduk Anda bertahan hidup melewati kondisi ekstrim ini. Anda mulai harus mendistribusikan kayu bakar secara merata, yang berarti menuntut Anda melakukan dua hal: menabung kayu dan memperkerjakan seorang pemotong kayu bakar untuk menjamin pasokan secara konsisten. Tidak hanya itu saja, musim dingin berarti aktivitas luar yang lebih minim dan ladang pertanian yang tidak bisa digunakan. Banished  juga menuntut Anda untuk menabung sebanyak mungkin resource makanan untuk dimanfaatkan optimal di musim dingin. Anda juga bisa membangun sebuah toko pakaian untuk membuat dan mendistribusikan pakaian yang lebih tebal. Gagal melakukan salah satu dari aktivitas ini secara matang? Penduduk Anda akan tewas dengan cepat, jika tidak karena dingin, dari kelaparan.

Dengan ancaman musim dingin yang secara konsisten hadir dan tidak bisa dihindarkan, Anda secara konstan berhadapan dengan pertarungan untuk bertahan hidup, dari tahun ke tahun. Banished tidak akan membiarkan Anda “santai”. Anda harus secara konstan memonitor supply resource yang ada, setidaknya untuk mulai melakukan perhitungan apakah kesemuanya akan menjamin Anda melewati musim dingin. Apalagi jika pekerja dewasa Anda yang krusial ternyata meninggal  karena usia tua. Membangun kota yang stabil sembari terus berjuang untuk membuat penduduk Anda selamat dari terjangan alam? Inilah tantangan utama Banished!

Untungnya, Anda Terbantu Dengan User-Interface Sederhana!

Untungnya, terlepas dari kompleksitas gameplaynya, Anda akan sangat terbantu dengan user-interface sederhana yang mencakup semua informasi yang Anda butuhkan.
Untungnya, terlepas dari kompleksitas gameplaynya, Anda akan sangat terbantu dengan user-interface sederhana yang mencakup semua informasi yang Anda butuhkan.

Hampir mustahil untuk memainkan game ini tanpa menjajal mode tutorialnya terlebih dahulu. Jika Anda termasuk salah satu gamer yang tidak pernah senang dengan tutorial, Anda tidak punya banyak pilihan di Banished. Dengan begitu banyak hal kompleks yang harus Anda perhatikan dan atur, Anda harus mempelajari mekanika dasar yang ada, setidaknya untuk memastikan diri dapat bertahan hidup dari tiga musim dingin pertama. Sebuah penantian yang akan terbayarkan dengan manis.

Namun terlepas dari kompleksitas yang ditawarkan oleh Banished, Anda mungkin akan bersyukur dengan penawaran user-interface yang sederhana, lugas, dan tentu saja – bisa dimodifikasi. Walaupun Anda harus terlibat dengan begitu banyak aktivitas, dengan begitu banyak jenis pekerja yang harus Anda assign ke semua sektor krusial, user-interface Banished akan memungkinkan Anda untuk melakukannya dengan hanya beberapa klik. Anda akan didukung dengan sebuah kotak informasi yang tidak hanya berisikan status resource kota, tetapi juga jumlah penduduk pekerja, jumlah pekerja yang dibutuhkan oleh satu pekerjaan tertentu, dan berapa banyak yang sudah Anda tugaskan. Dengan hanya beberapa klik, Anda bisa mengatur hal ini dengan cukup mudah. Banished juga menyediakan kotak Log untuk membantu Anda mengetahui hal-hal apa saja yang baru terjadi di kota Anda, dari kelahiran penduduk baru, kematian, hingga kedatangan merchant yang memungkinkan Anda untuk bertukar resource.

Berita baiknya lagi, seperti halnya game-game MMO saat ini, Anda diberi kesempatan untuk memodifikasi tampilan HUD di layar Anda dengan bebas. Setiap kotak informasi ini bisa digeser ke arah manapun yang Anda inginkan untuk membuat Anda lebih nyaman ketika mengatur tata kota yang ada. Sebuah fitur yang mungkin terdengar “sederhana”, namun terasa sangat membantu.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…

PlayStation

November 19, 2021 - 0

Preview Battlefield 2042: Masa Depan Tak Selalu Cerah!

Ada yang datang dengan antisipasi tinggi, tetapi tak sedikit pula…
November 19, 2021 - 0

Review GTA The Trilogy – The Definitive Edition: Bak Lelucon Besar!

Merayakan ulang tahun sebuah franchise legendaris adalah sebuah langkah yang…
November 17, 2021 - 0

Menjajal Elden Ring (Network Test): Makin Cinta, Makin Mantap!

Apa yang bisa Anda dorong lebih jauh dengan formula Souls-like…
November 15, 2021 - 0

Review Headset PULSE 3D Wireless – Midnight Black: Tiga Dimensi dalam Telinga!

Apa yang mendefinisikan sebuah pengalaman generasi terbaru? Bagi Sony dan…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…