Review Strider: Kebangkitan Kembali si Ninja Biru!

Reading time:
February 28, 2014
Strider - jagatplay (1)

Strider Hiryu adalah salah satu nama ninja paling ikonik di industri game, ini mungkin menjadi fakta yang tidak terbantahkan, apalagi jika Anda sempat mencicipi game racikan Capcom ini di masa lalu. Dilahirkan lewat popularitas era arcade zaman dulu, aksi Hiryu memang sempat diracik ulang untuk platform konsol rumahan dengan gaya gameplay yang tidak banyak berbeda. Popularitas si ninja biru yang satu ini kembali mengemuka dan dikenal oleh lebih banyak gamer generasi baru setelah keputusan Capcom untuk menjadikannya sebagai salah satu roster andalan di game fightning crossover – Marvel vs Capcom. Namun siapa yang menyangka, setelah tenggelam untuk waktu yang cukup lama, Strider Hiryu akhirnya kembali aktif di industri game lewat gamenya sendiri.

Proyek ini sendiri memang cukup diantisipasi setelah konfirmasi yang sudah dilancarkan tahun lalu. Dikembangkan oleh Double Helix Games – yang juga bertanggung jawab atas proses kebangkitan kembali Killer Instinct untuk Xbox One, game yang hanya diberi nama “Strider” ini memang memperlihatkan potensi yang menjanjikan. Kualitas visual yang mampu mewakili kemampuan platform yang lebih kuat menawarkan sebuah pengalaman yang berpotensi berbeda. Setelah penantian yang cukup lama, kesempatan untuk menjajal game ini secara langsung akhirnya hadir.

Lantas apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Strider ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang membangkitkan kembali aksi si ninja dengan dominasi pakaian berwarna biru ini?

Plot

Anda akan berperan sebagai sang ninja
Anda akan berperan sebagai sang ninja “klasik” ikonik – Strider Hiryu.

Latar belakang dari sosok Strider Hiryu sendiri memang tidak menjadi fokus dari game Strider terbaru ini. Di sebuah dunia futuristik yang masih sarat intrik politik dan konflik antar berbagai kepentingan, Hiryu adalah salah satu anggota dari kelompok pembunuh professional bernama “Strider” yang memang dibangun untuk melakukan misi-misi spionase, sabotase, dan juga pembunuhan. Hiryu sendiri dipersenjatai dengan sebuah pedang plasma bernama Cypher dan juga beragam perlengkapan lain, termasuk robot berwujud drone, panther, dan elang yang bisa ia panggil dalam pertarungan. Identitas yang sudah melekat sejak pertama kali eksistensi Strider Hiryu ini tetap dipertahankan di seri reboot tahun 2014 ini.

Kali ini misi utama membawa Strider Hiryu ke sebuah kota fiktif yang seolah didesain dengan atmosfer yang sangat kental dengan aura Russia – Kazakh City.  Misinya memang terdengar sederhana, menghabisi sang diktator yang saat ini menguasai dunia – Grandmaster Meio. Namun perjalanan ini tentu saja tidak semudah membalikkan telapak tangan. Selain harus berhadapan dengan segudang pasukan militer berteknologi tinggi yang menjaga Kazakh, Strider Hiryu juga harus melawan jajaran pasukan elite yang dipersiapkan oleh Meio, apalagi mengingat sang Grandmaster sendiri sudah terbukti merupakan ancaman yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Menyusup ke kota Kazakh, misi Hiryu adalah untuk membunuh si diktator dunia - Grandmaster Meio.
Menyusup ke kota Kazakh, misi Hiryu adalah untuk membunuh si diktator dunia – Grandmaster Meio.
Tidak hanya harus berjuang menghabisi segudang, Strider juga harus berhadapan dengan pasukan elite mereka.
Tidak hanya harus berjuang menghabisi segudang, Strider juga harus berhadapan dengan pasukan elite mereka.
Mampukah misi suci ini dijalankan?
Mampukah misi suci ini dijalankan?

Rintangan seperti apa yang harus dihadapi Strider untuk mencapai misi utamanya ini? Musuh seperti apa saja yang harus mereka taklukkan? Semua jawaban dari misteri ini akan bisa Anda jawab dengan memainkan Strider, yang cukup memakan waktu ini.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…