Preview Lightning Returns – FF XIII: Seri yang Jauh Berbeda!

Reading time:
February 11, 2014
Lightning Returns - FF XIII (3)

Kritik dengan penuh tanda tanya secara konsisten melayang ke Square Enix, yang tahun lalu, akhirnya mengkonfirmasikan kehadiran seri ketiga dari saga perjalanan sang tokoh heroine populer Final Fantasy XIII – Lightning. Ini sekaligus menjadi tonggak sejarah tersendiri,mengingat ini menjadi seri Final Fantasy pertama yang ditawarkan dalam format trilogi. Setelah kekecewaan mendalam di seri Final Fantasy XIII pertama, Square Enix memang memperlihatkan keinginan untuk berbenah diri di Final Fantasy XII-2 yang memang menawarkan dunia dengan lebih banyak opsi untuk dipilih oleh gamer. Perubahan mekanik gameplay dan karakter direspon cukup positif, terlepas dari penjualan yang memang anjlok cukup tajam. Square Enix mengklaim akan membawa kebebasan tersebut lebih jauh di seri terakhir – Lightning Returns: Final Fantasy XIII. Hasilnya? Cukup mengejutkan.

Kesan Pertama

Benar-benar bertolak dari pesona Final Fantasy XIII, ini mungkin menjadi kalimat yang paling pantas untuk menyimpulkan kesan pertama kami akan Lightning Returns: FF XIII. Si seri perdana ini memang menuai begitu banyak makian karena gameplay dan cerita yang terkesan sangat linear, dimana tak ubahnya sebuah game action hack and slash, Anda hanya diminta untuk bergerak dari satu titik ke titik lain, tanpa NPC atau side-quest yang terasa signifikan. Seolah menjadi kutub berlawanan darinya, Lightning Returns: Final Fantasy XIII justru hadir dengan kebebasan yang terhitung hampir absolut, dimana Anda diberi kebebasan untuk menentukan gerak dan aksi Anda.

Dengan area yang terbuka sejak awal, Anda diberi kebebasan untuk mengeksplorasi empat wilayah utama sejak pertama kali memainkan game ini. Masing-masing wilayah hadir dengan satu quest utama dan segudang side quest lainnya. Tidak ada clue yang secara eksplisit ditawarkan untuk menyelesaikan main quest yang ada, yang tentu saja menuntut Anda untuk lebih banyak menjelajahi wilayah, mengumpulkan informasi, dan akhirnya menyimpulkan sendiri apa yang harus dilakukan. Aksi Anda kini juga akan sangat bergantung pada waktu yang terhitung terbatas. Gagal memenuhi syarat permainan sebelum waktu habis, maka Anda akan gagal. Sistem siang malam juga menghadirkan tantangan tersendiri, apalagi mengingat beberapa wilayah hanya bisa diakses di waktu tertentu. Inti dari Lightning Returns? Time management!

Jika ada satu bagian yang mungkin akan terasa berbeda signifikan dari Lightning Returns: FF XIII dibandingkan seri-seri sebelumnya, maka tingkat kesulitan pantas menjadi point paling utama. Anda tidak bisa lagi berharap bisa memenangkan pertarungan dengan hanya menekan tombol serangan berulang-ulang dan sekedar menyaksikan animasi gerak yang indah. Lightning Returns hadir dengan tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Setiap pertarungan kini membutuhkan strategi untuk diselesaikan, dengan timing serangan yang harus Anda eksekusi dengan tepat. Tidak ada lagi kata kemenangan mudah, karena musuh terkecil sekalipun punya kesempatan untuk membunuh Anda dengan sangat mudah. Sistem paradigm shift kini diganti dengan sistem kostum Lightning, yang juga bisa dikustomisasi, menawarkan serangkaian skill dan atribut khusus. Mengkombinasikan pakaian yang tepat dan cermat dalam bertarung, Anda sudah menjamin sedikit probabilitas untuk bertahan hidup.

Dengan hanya beberapa jam permainan di awal, memang sulit untuk menyimpulkan seberapa baik atau buruk pengalaman yang ditawarkan oleh Lightning Returns: Final Fantasy XIII. Sembari menunggu waktu yang lebih proporsional untuk melakukan review, izinkan kami menyuntikkan sedikit screenshot fresh from oven ini untuk membantu Anda mendapatkan sedikit gambaran. Satu yang pasti, ini bukan lagi seri Final Fantasy XIII yang selama ini Anda kenal. Lightning Returns: Final Fantasy XIII terasa sangat berbeda!

Lightning Returns - FF XIII (7) Lightning Returns - FF XIII (14) Lightning Returns - FF XIII (34) Lightning Returns - FF XIII (42) Lightning Returns - FF XIII (59) Lightning Returns - FF XIII (80) Lightning Returns - FF XIII (96) Lightning Returns - FF XIII (100) Lightning Returns - FF XIII (106) Lightning Returns - FF XIII (134) Lightning Returns - FF XIII (149) Lightning Returns - FF XIII (165)
Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…
August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…

PlayStation

August 16, 2022 - 0

Review ROLLERDROME: Sepatu Roda Haus Darah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh ROLLEDROME? Mengapa kami menyebutnya…
August 15, 2022 - 0

Review Digimon Survive: Seru Iya, Bosan Juga Iya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Digimon Survive? Mengapa kami menyebutnya…
July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…