Microsoft Tak Izinkan Gamer Xbox One dan PC Bermain Bersama

Reading time:
March 28, 2014
war thunder

Dua platform dengan pangsa pasar yang sama besarnya, memang sedikit membingungkan untuk melihat bagaimana Microsoft berusaha menjadikan PC dan Xbox One sebagai kekuatan platform yang setara dan sama menariknya. Satu yang menarik, perusahaan asal Amerika Serikat ini seolah tidak pernah tertarik untuk mengintegrasikan keduanya ke dalam satu ekosistem yang sama, setidaknya untuk menjamin pengalaman bermain yang maksimal.  Sebagai contoh? Game andalan Microsoft saat ini – Titanfall yang diluncurkan untuk Xbox One dan PC di saat yang bersamaan. Terlepas dari perusahaan induk yang sama, Titanfall memiliki server gameplay yang khusus untuk di masing-masing platform tersebut. Apa yang sebenarnya terjadi?

Gaijin mengungkapkan alasan mengapa War Thunder tidak dirilis untuk Xbox One. Masalah utama adalah Microsoft sendiri tidak mengizinkan fitur cross-play antara Xbox One dan PC.
Gaijin mengungkapkan alasan mengapa War Thunder tidak dirilis untuk Xbox One. Masalah utama adalah Microsoft sendiri tidak mengizinkan fitur cross-play antara Xbox One dan PC.

Sedikit titik perang dari situasi ini datang dari developer game free to play bertema pesawat tempur masa lampau – War Thunder. Dalam wawancara terbarunya dengan situs gaming – Gamespot, Gaijin menyebutkan bahwa kebijakan tersebut memang lahir dari pihak Microsoft sendiri. Microsoft tidak mengizinkan developer untuk menyuntikkan server yang memungkinkan gamer dari Xbox One dan PC bermain di ruang yang sama. Microsoft sendiri beralasan bahwa kebijakan ini ditempuh utuk menawarkan pengalaman bermain yang lebih stabil. Karena alasan ini jugalah, Gaijin tidak meluncurkan War Thunder untuk Xbox One.

Ada beberapa alasan yang membuat keputusan tersebut diambil. Pertama, karena basis fans Xbox One sendiri tidak cukup besar untuk menarik War Thunder masuk ke dalam pasar tersebut. Dengan absennya gamer PC, game ini tidak akan tampil maksimal. Gaijin juga  menyoroti sikap Microsoft yang sangat menghindari resiko untuk mengadaptasikan game-game indie baru yang belum terbukti performa penjualannya di pasaran. Kebijakan yang bertolak belakang dengan Sony yang memberikan dukungan penuh.

War Thunder sendiri rencananya akan meluncur untuk Playstation 4 di masa yang akan datang, dan akan mengusung fitur cross play dengan versi PC-nya.

Load Comments

PC Games

August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…
August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…

PlayStation

July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…