Review Hearthstone – Heroes of Warcraft: Siap Lupa Waktu!

Reading time:
March 13, 2014
Hearthstone (1)

Apa yang Anda pikirkan pertama kali ketika kami menyebut kata “Blizzard”? Sebagian besar dari Anda yang sudah malang melintang cukup lama di dunia game tentu saja cukup mengenali tindak tanduk developer yang satu ini. Berbeda dengan developer lain yang sangat mengejar kuantitas game yang bisa mereka hasilkan, Blizzard hanya memiliki beberapa IP seperti Diablo, Starcraft, dan tentu saja – Warcraft. Walaupun demikian, hampir semua game tersebut mencapai kesuksesan yang luar biasa, baik dari segi penjualan maupun kualitas gameplaynya sendiri. Oleh karena itu, setiap proyek terbaru yang lahir dari tangan dingin developer ini begitu diantisipasi. Namun siapa yang menyangka,, bahwa hal tersebut terwujud dalam sebuah game yang terhitung “sederhana”.

Apa yang tengah dikembangkan Blizzard saat ini? Anda yang cukup mengikuti berita terkini di industri game mungkin akan langsung merujuk pada “Heroes of the Storm” – sebuah proyek game MOBA yang akan mempertemukan karakter-karakter ikonik dari tiga dunia game Blizzard yang berbeda-beda. Padahal, ada sebuah proyek lainnya yang sempat mengalami masa open beta dan akhirnya dirilis secara resmi kepada publik lewat format free to play. Benar sekali, kita tengah membicarakan Hearthstone – Heroes of Warcraft, yang sesuai dengan namanya, menjadikan Warcraft sebagai dunia utama. Bedanya? Ini adalah sebuah permainan kartu.

Lantas, apa yang membuat Hearthstone ini begitu menarik? Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang akan dengan mudahnya membuat Anda lupa waktu? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

“Dunia” Warcraft yang Berbeda

Anda akan menemukan karakter-karakter ikonik dari semesta Warcraft dalam
Anda akan menemukan karakter-karakter ikonik dari semesta Warcraft dalam “bentuk” yang berbeda.

Sesuai dengan embel-embel nama Hearthstone yang didefinisikan sebagai “Heroes of Warcraft”, game kartu yang satu ini memang mengambil semua karakter-karakter ikonik, baik hero maupun para monster yang akan tampil sangat familiar bagi Anda yang sempat mencicipi semesta Warcraft sebelumnya. Anda akan bertemu dengan karakter seperti Illidan, Jaina Proudmoore, Anduin, Malfurion, hingga Rexxar yang tidak hanya tampil sekedar sebagai kosmetik, tetapi menjadi karakter playable yang memang akan memberikan kontribusi yang signifikan pada gaya Anda bermain Hearthstone.

Hampir sebagian besar hero, unit, atau monster ini didesain kembali dalam bentuk gambar dua dimensi yang cukup memanjakan mata sebagai kartu, dan tentu saja – mudah dikenali sejak pertama kali Anda melihatnya. Tidak hanya sekedar kartu, Hearthstone juga menyediakan empat buah arena pertarungan – Stormwind, Orgrimmar, Pandaria, dan Stranglethorn yang masing-masing mengusung satu atau dua buah bangunan ikoniknya masing-masing. Atmosfer yang terbangun memang pantas untuk diacungi jempol, namun arenanya tidak memberikan efek apapun terharap pertarungan yang tengah Anda jalani.

Tidak hanya karakter, desain setting medan pertempuran tentu akan terasa familiar bagi gamer yang sempat mencicipi RTS ikonik Blizzard ini.
Tidak hanya karakter, desain setting medan pertempuran tentu akan terasa familiar bagi gamer yang sempat mencicipi RTS ikonik Blizzard ini.
Secara visual, Hearthstone tampil sangat lugas. Tidak ada usaha untuk
Secara visual, Hearthstone tampil sangat lugas. Tidak ada usaha untuk “mempercantik” game ini dengan model tiga dimensi atau dramatisasi pertarungan.

Secara visual, Hearthstone memang tampil sangat lugas. Artinya, selain gambar-gambar dua dimensi apik yang disematkan di masing-masing kartu, Anda hampir tidak akan mendapatkan efek visual apa-apa lagi. Tidak ada dramatisasi tiga dimensi untuk memperlihatkan pertarungan dua kartu atau model tiga dimensi yang muncul untuk memperlihatkann wujud karakter yang Anda gunakan. Semua pergerakan, usaha Anda untuk menyerang dan bertahan, hanya divisualisasikan dari kartu dua dimensi yang bergerak maju dan mundur, dan sesekali sinar-sinar yang bertebaran untuk memperlihatkan efek serangan spesial yang digunakan.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…

PlayStation

September 14, 2021 - 0

Review DEATHLOOP: Kesenangan Berulang, Berulang, Berulang!

Kami yakin sebagian besar dari Anda tentu saja sudah familiar…
September 8, 2021 - 0

Review Tales of Arise: Dahaga yang Terpuaskan!

Salah satu seri JRPG yang paling konsisten lahir di industri…
August 27, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yasuhiro Kitao (Elden Ring)!

Impresi pertama yang begitu kuat dan mengagumkan, tidak ada lagi…
August 27, 2021 - 0

Impresi Elden Ring: Souls dengan Rasa Berpetualang!

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar nama From Software saat…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…