Developer Assassin’s Creed: Game Itu Bukan Sekedar Wanita dan Bikini!

Reading time:
April 15, 2014
jade raymond

Sensualitas itu menjual, dan ini menjadi rumus yang begitu efektif untuk diterapkan di hampir semua cabang industri hiburan, termasuk video game. Dengan pasar yang sebagian besar didominasi oleh pria, kehadiran karakter wanita dengan desain tubuh yang memanjakan mata serta kostum-kostum yang menggoda menjadi elemen yang efektif untuk terus menarik perhatian calon konsumen utama industri game ini. Beberapa ditawarkan sebagai fan-service, namun tidak sedikit yang bahkan secara terbuka menjadikannya sebagai nilai jual utama. Namun di mata kepala studio Ubisoft Montreal Jade Raymond, tren seperti tidak lagi efektif.

Dalam wawancara terbarunya dengan The Grid, satu dari sedikit petinggi wanita di industri game ini secara terbuka mengemukakan kekesalannya terhadap video game yang ia sebut, memperlakukan gamer tak ubahnya seorang idiot. Ia percaya bahwa tidak semua gamer akan jatuh cinta pada game hanya karena ia menawarkan senjata sekelas Chainsaw atau wanita-wanita dengan bikini. “Tidak semua gamer itu remaja pria, dan bahkan remaja pria pantas mendapatkan game yang lebih dari itu semua” – Raymond kembali menjelaskan.

Kepala Studio Ubisoft Montreal - Jade Raymond menyatakan bahwa sudah tidak zamannya lagi mengganggap sekedar chainsaw dan wanita berbikini sebagai nilai jual sebuah game.
Kepala Studio Ubisoft Montreal – Jade Raymond menyatakan bahwa sudah tidak zamannya lagi mengganggap sekedar chainsaw dan wanita berbikini sebagai nilai jual sebuah game.

Ia optimis bahwa seperti industri hiburan yang lain, video game juga akan menghasilkan variasi yang lebih kompleks – termasuk dari sisi cerita dan karakter yang diusung. Raymond bahkan sempat menyatakan bahwa ia bermimpi untuk dapat menciptakan sebuah game dimana sang karakter utama merupakan seorang wanita lanjut usia. Di sesi wawancara yang sama, ia juga membagikan sedikit data terkait franchise andalan Ubisoft Montreal – Assassin’s Creed. Ia menyatakan bahwa game ini telah berhasil terjual lebih dari 76 juta kopi di seluruh dunia. Wow!

Menyebut pernyataan utama dari Raymond tadi, to be honest, berapa banyak dari Anda yang akan langsung tertarik menjajal sebuah game hanya karena desain karakter wanita yang manis dengan kostum super sensual? Well, it makes me fell in love with Dead or Alive, for sure..

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…