Microsoft Akan Jual Xbox One Murah Tanpa Kinect!

Reading time:
May 14, 2014
xbox one logo

Sebuah strategi pemasaran yang cenderung absurd, kalimat yang satu ini tampaknya cukup untuk menggambarkan pendekatan Microsoft terhadap konsol next-gen andalannya – Xbox One. Di awal pengenalannya sendiri, konsol ini sempat dikritik habis-habisan karena beragam kebijakan tidak populer yang ia usung. Namun terlepas dari fakta bahwa hal tersebut berubah 180 derajat di akhir, Microsoft masih harus berkutat dengan satu kelemahan yang lain – harga. Terlepas dari performa yang sudah diakui lebih lemah, Xbox One ditawarkan dengan harga USD 100 lebih mahal daripada Playstation 4 karena bundle Kinect yang selama ini selalu diklaim Microsoft sebagai sesuatu yang esensial. Namun berita baik untuk Anda yang menginginkan Xbox One versi lebih murah, konfirmasi bundle tanpa Kinect akhirnya meluncur dari mulut Microsoft sendiri.

Mulai bulan Juni 2014 mendatang, Microsoft secara resmi mengumumkan bahwa mereka akan menjual bundle Xbox One tanpa Kinect di region pasar dimana Xbox One kini hadir. Tentu saja, dengan absennya peripheral sensor gerak ini, Xbox One akan ditawarkan dengan harga jauh lebih murah –  bahkan akan bersaing langsung dengan tingkat harga Playstation 4. Bundle dasar ini akan mengalami penurunan harga sekitar USD 100 – dari USD 499 menjadi hanya USD 399 di pasar Amerika Serikat. Sebagai gantinya, Microsoft akan menjual Kinect sebagai peripheral terpisah di musim gugur tahun 2014 mendatang. Belum jelas berapa harga yang akan ia usung.

Setelah bertahan mati-matian dan segudang alasan untuk menjustifikasi bundle Kinect di Xbox One, Microsoft akhirnya memastikan rilis bundle tanpa peripheral yang satu ini - dengan harga yang lebih murah.
Setelah bertahan mati-matian dan segudang alasan untuk menjustifikasi bundle Kinect di Xbox One, Microsoft akhirnya memastikan rilis bundle tanpa peripheral yang satu ini – dengan harga yang lebih murah.

Ini tentu saja menjadi strategi yang pantas untuk diacungi jempol dari sisi Microsoft, menambah alasan bagi para gamer untuk memilih Xbox One daripada Playstation 4, terutama dari tingkat harga. Namun agak sedikit aneh, bahwa setelah begitu banyak usaha untuk mempertahankan eksistensi bundle Kinect selama ini dengan begitu banyak alasan, Microsoft seolah mulai bisa menerima bahwa sensor geraknya ini bukanlah perangkat esensial untuk Xbox One sendiri. Sama-sama di harga USD 399, Xbox One atau Playstation 4 untuk Anda?

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…