MMO Black Desert akan Dukung Oculus Rift!

Reading time:
May 2, 2014
black desert1

Black Desert disebut-sebut sebagai game MMORPG yang paling diantisipasi tahun ini. Tak hanya dari segi tampilan visual yang menawan, dari beberapa video yang telah dirilis gameplay dari game ini terlihat menarik.

Pearl Abyss selaku developer bahkan telah membuat engine khusus yang memang didesain untuk menghadirkan kecepatan render yang lebih baik. Dan satu hal yang tentunya selalu bisa menarik perhatian sebagian besar gamer, Black Desert akan tersedia secara free-to-play.

Kini kabar terbaru yang diumumkan melalui situs resmi Black Desert mungkin bisa membuat para gamer semakin penasaran. Pasalnya, Black Desert akan mendukung teknologi virtual reality menggunakan Oculus Rift! Saat ini hal tersebut memang masih dalam tahap pengembangan. Namun apabila berhasil dengan sempurna, Black Desert berpotensi menjadi game MMORPG next-gen pertama yang kompatibel dengan Oculus Rift.

Pearl Abyss mengkonfirmasikan MMO mereka yang sangat diantisipasi - Black Desert akan mendukung teknologi VR - Oculus Rift.
Pearl Abyss mengkonfirmasikan MMO mereka yang sangat diantisipasi – Black Desert akan mendukung teknologi VR – Oculus Rift.

Oculus Rift versi komersil sendiri diperkirakan baru akan dirilis pada akhir 2014 atau awal 2015 mendatang. Versi final yang tersedia dipasaran nanti diharapkan telah lebih baik dalam mendeteksi gerakan kepala, deteksi posisi, resolusi yang lebih tinggi, dan tentunya teknologi wireless sehingga tidak terganggu oleh kabel.

Bayangkan tentang sebuah game MMORPG free-to-play dengan sistem pertempuran ala action RPG, ditambah serangkaian gerakan parkour mirip Assassin’s Creed, dan menjelajahi dunianya dengan visual yang luar biasa dalam teknologi VR yang membuat Anda akan merasa seperti masuk di dalamnya. Kombinasi yang sangat menjanjikan dan patut ditunggu kehadirannya!

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…