Naughty Dog Akui Kesulitan Garap The Last of Us PS4

Reading time:
May 19, 2014
the last of us remastered logo

The Last of Us: Remastered siap hadir di PlayStation 4 dalam waktu dekat. Meski begitu, sang developer, Naughty Dog, mengaku mengalami banyak kesulitan selama menggarap game ini.

Menurut Naughty Dog, membawa The Last of Us dari PS3 ke PS4 bukanlah sekedar porting yang mudah. Bahkan, mereka sempat menyebut proses itu seperti ‘neraka’!

Neil Druckman selaku Creative Director di Naughty Dog berharap proses porting tersebut semudah menekan tombol ‘Aktifkan Mode PS4’ dan selesai. Sayangnya tidak demikian. “Hanya untuk mendapatkan gambar di layar, bahkan dengan shadow yang buruk, lighting yang buruk, dan crash setiap 30 detik, itu membutuhkan waktu yang sangat lama,” ujarnya.

Druckman tak bisa menjelaskan betapa sulitnya proses tersebut. Setelah selesai, ia dan timnya harus menjalankan kedua versi (PS3 dan PS4) secara bersamaan untuk memastikan tidak ada yang salah selama proses berlangsung.

Bukan perkara yang mudah membawa The Last of Us ke PS 4. Naughty Dog mengakui proses optimalisasi engine untuk hardware Playstation 3 yang terbatas justru menjadi tantangan tersendiri.
Bukan perkara yang mudah membawa The Last of Us ke PS 4. Naughty Dog mengakui proses optimalisasi engine untuk hardware Playstation 3 yang terbatas justru menjadi tantangan tersendiri.

Masalah yang satu selesai, masalah lainnya datang. “Menarik saat mengetahui, bottleneck-nya adalah ‘bisakah kita memasukkan ini (TLOU: Remastered) ke dalam disc?” tambahnya. Tak hanya itu, Druckman pun bingung bagaimana ia menunjukkan pada gamer di seluruh dunia tentang peningkatan di TLOU: Remastered lewat internet.

“Kami menjalankan game-nya di 1080p dan 60fps, dan YouTube menurunkannya menjadi 30fps serta melakukan kompresi (pada video TLOU: Remastered). Sulit untuk menjelaskan seperti apa bedanya. Kami mencoba untuk memberikan versi non-kompresi dari trailer untuk diunduh oleh para gamer, tapi ukurannya beberapa ratus MB. Ini file yang besar,” pungkas Druckman.

Yang pasti, ia memastikan bahwa saat gamer memainkan TLOU: Remastered, mereka akan melihat semua tampilan dengan resolusi tinggi berjalan mulus. Druckman bahkan menyebut sulit bagi gamer untuk kembali ke versi sebelumnya setelah melihat TLOU: Remastered. Penasaran? Kita tunggu saja!

Load Comments

PC Games

January 20, 2023 - 0

Review A Space for the Unbound: Standar Tertinggi Game Indonesia Saat Ini!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh A Space for the Unbound?…
October 18, 2022 - 0

Review Uncharted Legacy of Thieves (PC): Drake Pindah Rumah!

Seperti apa performa dan fitur yang ditawarkan oleh Uncharted Legacy…
September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…

PlayStation

January 30, 2023 - 0

Review Dead Space Remake: Isak Tangis di Luar Angkasa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dead Space Remake ini? Apa…
December 22, 2022 - 0

Review Crisis Core – Final Fantasy VII Reunion: Reunian dengan Muka Baru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Crisis Core – Final Fantasy…
December 8, 2022 - 0

Review Star Ocean – The Divine Force: Bukan Melesat, Malah Meleset!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Star Ocean: The Divine Force?…
December 7, 2022 - 0

Review The Callisto Protocol: Permulaan yang Menjanjikan!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh The Callisto Protocol ini? Mengapa…

Nintendo

November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…