Valve Tunda Peluncuran Steam Controller Hingga Tahun Depan

Reading time:
May 28, 2014
steam machine prototype

Salah satu hal yang menarik perhatian saat Valve mengumumkan Steam Machine adalah Steam Controller. Desainnya yang sedikit berbeda dengan kebanyakan controller lainnya membuatnya terlihat menarik untuk dicoba digunakan pada game tertentu.

Sayangnya, bagi Anda yang ingin mencicipi Steam Controller, Valve baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka terpaksa menunda peluncurannya hingga tahun 2015 mendatang. Mundur cukup jauh dari yang semula direncanakan hadir tahun ini.

Seperti pada kebanyakan produk yang diundur peluncurannya, pihak perusahaan memberi alasan bahwa kepuasan pelanggan adalah yang utama, dan mereka membutuhkan waktu tambahan agar bisa memberikan perangkat yang terbaik.

steam controller
Berusaha mempertimbangkan setiap feedback yang mereka dapatkan, Valve memastikan akan menunda peluncuran Steam Controller hingga tahun depan!

“Kami saat ini menggunakan prototipe controller wireless untuk pengujian, bersama dengan para profesional industri hingga gamer fanatik sampai gamer kasual. Ini menghasilkan banyak sekali masukan yang berguna, dan artinya kami bisa membuat controller tersebut jauh lebih baik,” ujar pihak Valve.

Valve memang tak menjelaskan apakah penundaan rilis dari Steam Controller juga akan berpengaruh pada kehadiran Steam Machine. “Tapi prioritas utama kami adalah memastikan saat Anda melakukannya (membeli Steam Machine), Anda akan mendapatkan pengalaman gaming terbaik. Kami harap Anda bersabar sampai kami berada pada tahap itu.”

Pada tahun 2013 lalu, Valve secara resmi mengumumkan Steam Machine dimana berbagai perusahaan segera menghadirkan perangkatnya masing-masing. Alienware adalah salah satu nama yang disebut-sebut telah siap merilis Steam Machine pertamanya pada September nanti. Belum ada tanggapan resmi dari Alienware tentang apakah penundaan Steam Controller berpengaruh pada jadwal mereka atau tidak.

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…