Crytek Batalkan Ryse 2 Karena Masalah Keuangan

Reading time:
June 27, 2014
crytek logo

Dari semua nasib buruk yang bisa menimpa developer game, tidak ada yang lebih menyeramkan selain menemukan fakta bahwa mereka harus berhenti menghasilkan karya sama sekali. Mimpi buruk inilah yang sempat terdengar meluncur dari developer yang terkenal lewat fokus visualnya – Crytek. Walaupun sempat dibantah secara terbuka  dan meyakinkan bahwa mereka masih berfokus melahirkan Homefront: The Revolution, Hunt, dan Arena of Fate, rumor yang berkembang di dunia maya justru mengindikasikan kondisi yang bertolak belakang. Crytek terus dikabarkan berada di ujung krisis finansial, bahkan cukup untuk membuat proyek ambisius lain – Ryse 2 dibatalkan.

Hampir sebagian besar informasi yang dihimpun oleh media asing bergerak ke arah satu kesimpulan yang sama: Crytek memang tengah berhadapan dengan krisis finansial yang fatal. Beberapa karyawan akhirnya buka mulut dan mengungkapkan bahwa gaji mereka sudah tidak dibayar secara penuh sejak bulan Maret 2014 yang lalu. Tidak hanya itu saja, proyek seri kelanjutan untuk game eksklusif mereka di Xbox One – Ryse yang kini jatuh ke Crytek Shanghai juga kabarnya sudah dibatalkan. Tidak hanya itu saja, otoritas setempat di Shanghai bahkan kabarnya mulai bergerak dan memaksa Crytek unutk setidaknya membayar jaminan sosial pegawainya. Berbeda dengan rumor sebelumnya, Crytek menolak untuk berkomentar soal hal ini.

Berita tentang krisis finansial Crytek kian ramai diperbincangkan. Developer kawakan ini bahkan dikabarkan sudah membatalkan proyek Ryse 2 mereka.
Berita tentang krisis finansial Crytek kian ramai diperbincangkan. Developer kawakan ini bahkan dikabarkan sudah membatalkan proyek Ryse 2 mereka.

Lantas apa yang sebenarnya membuat Crytek babak belur? Informasi internal yang dihimpun situs gaming – Eurogamer membantu memberikan sedikit gambaran. Ada beberapa masalah yang tertimbun dan berakhir pada krisis finansial ini. Gagalnya game FPS free to play mereka – Warface, kegagalan portal distribusi mereka – G-Face, minimnya uang yang bisa dihimpun dari game The Collectables, kalahnya popularitas CryEngine dengan Unreal Engine dan Unity, serta yang terakhir – pendapatan Ryse yang tidak seberapa. Dengan jumlah karyawan yang juga membengkak, Crytek berujung pada kondisi memilukan ini.

Terlepas dari begitu banyaknya media yang mulai menyoroti hal ini, Crytek sendiri masih menolak untuk memberikan komentar apapun. Namun indikasi yang terlihat mengarah jelas, developer yang satu ini memang tengah bermasalah. Hang on, Crytek!

Load Comments

PC Games

August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…

PlayStation

July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…