Sony Sebut PS Vita Sekedar Perangkat Pelengkap

Reading time:
June 18, 2014
ps vita touch screen

Tidak ada tamparan yang jauh lebih keras untuk komunitas gamer pemilik handheld utama Sony – PS Vita selain presentasi utama Sony di E3 2014 kemarin. Apa pasal? Terlepas dari game-game first party dan third party yang tampil memesona di event raksasa yang satu ini, Sony terlihat gamblang mendukung Playstation 4 sebagai tulang punggung utama. Hal yang rasional tentu saja, mengingat posisi Playstation 4 sebagai platform generasi terbaru yang kini memang berada di atas angin. Sayang seribu sayang, Sony benar-benar tidak sekalipun membicarakan PS Vita selama event berdurasi lebih dari 1 jam ini, memancing banyak tanda tanya gamer yang sudah menyisihkan uang mereka untuk handheld touch screen yang satu ini. Pernyataan terbaru yang dikeluarkan Sony pun tidak banyak membantu.

Dalam wawancaranya dengan situs gaming GameInformer, Presiden Sony Global – Shuhei Yoshida menyebut bahwa PS Vita memang masih bisa disebut sebagai sebuah platform gaming independen, apalagi dengan game-game yang masih dirilis, khususnya di pasar Jepang. Sayangnya, perlahan namun pasti, fungsi ini mulai berubah. Yoshida menegaskan bahwa fakta bahwa lebih banyak gamer yang menjadikan PS Vita sebagai perangkat remote-play untuk Playstation 4 menjadi bukti yang paling nyata. PS Vita menjadi sebuah perangkat pelengkap, pendukung ekosistem dimana Playstation 4 menjadi tokoh sentral. Dengan masuknya fungsi PS Now nantinya, citra ini tentu saja akan semakin kuat.

Yoshida menyebut PS Vita kini tampil sebagai perangkat pendukung remote-play untuk PS 4, pendukung ekosistem baru yang akan berfokus pada Playstation 4.
Yoshida menyebut PS Vita kini tampil sebagai perangkat pendukung remote-play untuk PS 4, pendukung ekosistem baru yang akan berfokus pada Playstation 4.

Walaupun Sony sempat mengumumkan bahwa PS Vita masih akan diperkuat lebih dari 100 game di masa depan, Yoshida tidak berani memberi kepastian apakah ada dari game ini yang memang dikembangkan oleh Sony secara khusus. Melihat tren yang ada, besar kemungkinan 100 buah game ini akan didistribusikan dari developer-developer game indie yang memang kian melihat Vita sebagai pasar potensial.

Hal ini tentu sangat bertolak belakang dengan sang kompetitor utama – Nintendo 3DS yang secara konsisten dibanjiri dengan game-game eksklusif yang unik dan menarik. Apakah status sebagai perangkat remote-play untuk PS 4 dan media streaming untuk PS Now akan cukup untuk mempertahankan eksistensi PS Vita di masa depan? Kita tunggu saja.

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…