Unreal Engine 4 Ditetapkan Jadi Engine Game Terbaik

Reading time:
July 4, 2014
Unreal Engine 4 - Infiltrator (19)

Kelahiran platform generasi gaming yang terbaru tentu saja selalu diikuti dengan peningkatan performa yang cukup signifikan dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Dengan potensi besar yang ditawarkan, developer kini punya ekstra kekuatan untuk mengimplementasikan engine yang lebih kuat, yang tidak hanya menawarkan kualitas visual yang lebih baik, tetapi juga beragam mekanik baru yang sebelumnya tidak bisa disuntikkan ke dalam video game. Tren inilah yang tengah terjadi, dengan beberapa engine teranyar yang sudah diperkenalkan kepada publik dengan daya tarik yang susah ditolak. Fox Engine, Luminous Engine, Disrupt Engine, Cryengine, Unity 5, Snowdrop Engine, dan tentu saja – Unreal Engine 4. Yang jadi pertanyaan, siapakah yang pantas menyandang status sebagai yang terbaik?

Pertanyaan inilah yang dilemparkan oleh majalah Develop 100 kepada para pelaku industri game yang selama ini bekerja di belakang layar. Intinya adalah membahas teknologi apa saja yang dianggap terbaik untuk membantu proses pengembangan game saat ini, dari gadget hingga perangkat lunak yang tersedia. Dan dari semua engine yang masuk ke dalam list, Unreal Engine 4 dari Epic dinobatkan sebagai engine terbaik, mengalahkan engine lain seperti CryEngine, Havok, Unity5, dan beragam engine yang lain. Sistem langganan bulanan yang cukup terjangkau, penggunaan source code C++, dan kemudahan implementasi bahkan di perangkat mobile menjadi alasan terkuat.

Unreal Engine 4 dinobatkan sebagai teknologi engine game terbaik oleh para pelaku besar di belakang industri game.
Unreal Engine 4 dinobatkan sebagai teknologi engine game terbaik oleh para pelaku besar di belakang industri game.

Lantas bagaimana dengan Anda sendiri? Dari semua engine yang diperlihatkan developer saat ini, manakah yang paling menarik perhatian Anda?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…
April 22, 2021 - 0

Review NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Cerita Indah Penuh Derita!

Dengan popularitas yang ia raih, hampir sebagian besar gamer memang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…