Review Sniper Elite 3: Dengan Ekstra Kebebasan!

Reading time:
July 17, 2014
Sniper Elite 3 (1)

Ia mungkin belum dikategorikan sebagai sebuah game AAA yang pantas untuk disandangkan dengan game-game action lain yang berhasil meraih basis fans jutaan di seluruh dunia, namun kualitas Sniper Elite dari Rebellion Games, boleh dikatakan, tidak pernah mengecewakan. Selama dua seri terakhir untuk jeda waktu yang cukup lama, game ini berhasil menawarkan sensasi gameplay yang boleh terbilang sesuai dengan nama yang ia usung, membawa Anda pada peran sebagai seorang penembak jitu yang bertempur di era perang dunia kedua. Kesuksesan dan cita rasa unik dua seri pertamanya akhirnya membawa Sniper Elite menuju sang seri ketiga. Sebuah seri yang akhirnya dirilis beberapa minggu yang lalu.

Antisipasi terhadap seri teranyar ini memang terhitung cukup besar karena beberapa fitur baru yang diklaim Rebellon akan diterapkan di Sniper Elite 3. Tidak hanya sekedar efek kill cam yang tetap dipertahankan, tetapi juga membawanya ke salah satu scene perang dunia kedua yang jarang sekali mendapatkan perhatian – Afrika Utara. Mekanik dasarnya sendiri tetap dipertahankan, namun dengan ekstra beberapa mekanik baru yang diharapkan menawarkan sensasi perang yang lebih kompleks dan besar. Sebuah klaim yang terlihat cukup menarik di beberapa screenshot dan trailer awal yang dirilis selama beberapa bulan terakhir ini. Kesempatan untuk mencicipi game ini secara langsung akhirnya tiba.

Lantas apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Sniper Elite 3 ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai game acton shooter dengan ekstra kebebasan?

Plot

Sniper Elite 3 akan membawa Anda kembali ke perang dunia kedua, namun di terrain yang jarang dieksplorasi industri game sebelumnya - Afrika Utara.
Sniper Elite 3 akan membawa Anda kembali ke perang dunia kedua, namun di terrain yang jarang dieksplorasi industri game sebelumnya – Afrika Utara.

Mengikuti timeline di dua seri sebelumnya, Anda tetap akan kembali berperan sebagai penembak jitu andalan pasukan sekutu – Karl Fairburne yang kini tetap terlibat usaha untuk menghentikan sepak terjang Nazi yang kian menyeramkan. Namun kali ini perjalanan membawanya jauh dari daratan Eropa menuju Afrika Utara. Sebuah misi besar menjadi tanggung jawab, sekaligus menentukan performa pasukan Sekutu di wilayah tanpa belas kasihan tersebut.

Salah satu unit pasukan ternama Jerman –Afrika Korps berhasil membangun kekuatan yang luar biasa di Afrika Utara, apalagi dengan tank Tiger yang menjadi salah satu senjat autmaa mereka. Cukup untuk membuat pasukan Sekutu yang berjuang di sana mulai rontok satu-persatu karena kekurangan tidak hanya pasukan, tetapi juga persenjataan.

Nasib pasukan sekutu di Afrika Utara berada di tangan Karl Fairburne, karakter utama yang juga membintangi dua serI Sniper Elite sebelumnya.
Nasib pasukan sekutu di Afrika Utara berada di tangan Karl Fairburne, karakter utama yang juga membintangi dua serI Sniper Elite sebelumnya.

 

Tidak hanya menang jumlah personil dan senjata, Jerman juga kabarnya tengah mengembangkan senjata super baru di medan perang gersang ini.
Tidak hanya menang jumlah personil dan senjata, Jerman juga kabarnya tengah mengembangkan senjata super baru di medan perang gersang ini.

Berita yang jauh lebih buruk? Ada informasi intelijen yang menyebutkan bahwa Jerman menjadikan wilayah tersebut sebagai ruang pembangunan dan uji coba sebuah senjata super baru yang cukup untuk membawa bendera kemenangan pulang ke Jerman. Tanggung jawab dan beban yang dipikul oleh Fairburne kini jauh lebih besar dan berat.

Medan pertempuran seperti apa yang harus dijalani oleh Fairburne? Senjata seperti apa yang tengah dipersiapkan Jerman? Semua hal ini bisa Anda jawab dengan memainkan Sniper Elite 3 ini.
Medan pertempuran seperti apa yang harus dijalani oleh Fairburne? Senjata seperti apa yang tengah dipersiapkan Jerman? Semua hal ini bisa Anda jawab dengan memainkan Sniper Elite 3 ini.

Lantas, senjata super apa yang sebenarnya tengah dipersiapkan oleh Jerman di Afrika Utara ini? Medan dan pertahanan seperti apa yang harus ditaklukkan oleh Fairburne? Semua pertanyaan ini bisa Anda jawab dengan memainkan Sniper Elite 3 ini.

Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…