NostalGame: Legend of Legaia

Reading time:
August 5, 2014

Apa yang Kami Sukai Dari Legend of Legaia?

Mekanik Battle

Sistem pertarungan dengan mengkombinasikan input perintah ala game fighting? Salah satu JRPG terunik!
Sistem pertarungan dengan mengkombinasikan input perintah ala game fighting? Salah satu JRPG terunik!

Tidak bisa dipungkiri, salah satu kekuatan utama Legend of Legaia memang terletak pada mekanisme battle unik yang sebelumnya tidak pernah dijajal oleh produk kompetitor manapun. Alih-alih berkutat dengan turn-based yang berbasis opsi, gamer kini diberikan kesempatan untuk mengkombinasikan input dan melancarkan serangan kombinasi mereka sendiri. Walaupun pada esensinya serupa, seperti game-game JRPG kebanyakan yang dirilis di kala itu, Legend of Legaia berhasil mengembangkan identitasnya sendiri lewat sistem input ini. Menariknya lagi, pertempuran berjalan dengan sangat cepat, tanpa disuguhi dengan animasi yang justru terkesan menghambat jalannya bertempur. Setiap gerakan yang Anda perintah dilontarkan cepat, termasuk animasi gerak musuh sekalipun. Membuatnya menjadi sangat mudah untuk dinikmati.

Equipment Berubah

Tampilan karakter berubah mengikuti equipment yang Anda sematkan untuk mereka.
Tampilan karakter berubah mengikuti equipment yang Anda sematkan untuk mereka.

Salah satu fitur yang membuat Legend of Legaia begitu memesona di masa lalu, bahkan masih terhitung relevan dan menjadi salah satu tolok ukur daya tarik game RPG saat ini adalah sistem equipment yang ditawarkan. Tidak hanya sekedar diposisikan sebagai nama dan objek yang dapat dibongkar pasang untuk menambah status atau memberikan buff permanen kepada setiap karakter yang ada, equipment juga diproyeksikan secara langsung di dalam pertempuran. Ini berarti, karakter Anda akan terlihat mengenakan equipment apapun yang Anda pasangkan padanya, dari sekedar ikat kepala, pakaian, hingga senjata yang ada. Sebuah fitur yang tentu saja terhitung mumpuni untuk sebuah game RPG klasik di masa itu. Salah alasan pula mengapa equipment milik Vahn – Astral Sword menjadi primadona tersendiri.

Noa

Karakter manis dengan kemampuan bertarung luar biasa. Sulit untuk tidak jatuh cinta.
Karakter manis dengan kemampuan bertarung luar biasa. Sulit untuk tidak jatuh cinta.

Dari ketiga karakter utama yang disebut-sebut sebagai penyelamat Legaia karena kemampuan Ra-Seru yang mereka sandang, Noa boleh dibilang merupakan karakter favorit kami pribadi. Tentu saja, alasannya tidak sesederhana hanya karena ia satu-satunya karakter utama wanita dalam game, dengan voice acts dan tingkah laku lucu, tetapi juga karena kontribusinya yang begitu signifikan dalam pertempuran. Bar kombinasi input yang lebih panjang, kecepatan tinggi, kombinasi serangan dengan damage yang lebih besar, membuatnya menjadi ujung tombak yang selalu bisa diandalkan ketika bertarung. Tanpa Noa, Legend of Legaia tak akan pernah sama.

Sol Tower

Tower of joy!
Tower of joy!

Apalah arti sebuah quest menyelamatkan dunia, tanpa kesempatan untuk sedikit bersenang-senang. Kesempatan inilah yang ditawarkan oleh Sol Tower – salah satu kota terbesar di Legaia dengan bentuk yang memanjang ke atas. Berisikan kasino dan berbagai tempat hiburan lainnya, Sol Tower menjadi landmark penting bukan hanya karena desainnya sendiri, tetapi juga tawaran kesempatan untuk mendapatkan item dan equipment terkuat yang masih akan tampil relevan bahkan hingga di ujung permainan ini. Puluhan jam dihabiskan tanpa terasa hanya untuk memastikan kemenangan di Muscle Dome atau sekedar slot machine dengan variasi bayaran yang menggiurkan. Semua kesenangan dan tantangan baru ini ditawarkan oleh satu kota – Sol Tower.

Sidequests yang Bermakna

Remember this guy?
Remember this guy?

JRPG di masa lalu memang tidak seperti sebagian besar RPG saat ini yang secara eksplisit memberikan kepada Anda side-quest yang terpisah dari cerita utama, bahkan memberikan kepada Anda sedikit suntikan hint apa saja yang perlu dilakukan. Kasus terpisah terjadi di Legend of Legaia ini. Seperti halnya game JRPG klasik yang lain, semua side-quest seolah menjadi rahasia yang tertutup rapat, dan terbuka hanya untuk mereka yang menaruh perhatian ekstra. Menariknya lagi, hampir semua side quest yang ditawarkan Legaia menghasilkan kesan yang cukup kuat, dari bertempur melawan Lapis yang siap untuk membunuh Anda dalam waktu singkat, hingga kembali ke akar Genesis Tree masing-masing dan mendapatkan versi Ra-Seru terkuat. Semuanya membutuhkan ekstra kerja keras dan perhatian pada detail untuk dilakukan, tentu saja. Untungnya, datang dengan reward yang sebanding.

Seru Sebagai Summon

Berubah menjadi game berburu monster ala Pokemon, Anda bisa menangkap Seru untuk dijadikan summon dengan variasi skill, tentu saja. Semuanya didasarkan pada probabilitas.
Berubah menjadi game berburu monster ala Pokemon, Anda bisa menangkap Seru untuk dijadikan summon dengan variasi skill, tentu saja. Semuanya didasarkan pada probabilitas.

Tidak hanya bertarung secara fisik, masing-masing karakter yang sudah memiliki Ra-Seru juga punya kesempatan untuk menangkap Seru jahat yang tersebar di Mist dan menjadikannya sebagai summon. Mekanik seolah berubah menjadi sebuah game Pokemon, dimana kesempatan untuk menangkap mereka sangat bergantung pada chance, tanpa indikator yang pasti. Seru-Seru yang bisa ditangkap akan muncul di pertempuran dengan menyandang satu lambang elemen di sebelah nama, namun tanpa hint pasti bagaimana memastikan diri mampu menjadikan mereka sebagai senjata di masa depan. Ada begitu banyak summon yang terlalu menarik untuk dilewatkan, mengubah game ini menjadi semacam permainan berburu monster dalam waktu singkat, apalagi ketika kita membicarakan varian Seru yang mampu memberikan kemampuan penyembuhan yang esensial.

Kreativitas Menggabungkan Arts

“Ini tambah ini tambah ini…. Hmmmm.. oke, itu keren!”

Kesempatan untuk melakukan input perintah dan mengeksekusi jenis serangan tertentu bukanlah sekedar kosmetik tanpa makna di Legend of Legaia. Ia tumbuh menjadi sebuah struktur solid yang secara otomatis menyuntikkan sedikit elemen strategi di dalamnya. Apa pasal? Karena Anda juga akan disibukkan dengan kebutuhan untuk mengatur Resource AP dan mengorbankan turn untuk Spirit dan memanjangkan bar Arts yang ada. Namun daya tarik utamanya ada pada kebebasan mutlak di tangan Anda untuk mengkombinasikan setiap Arts yang ada dengan Arts yang lain untuk melahirkan sebuah serangan yang berkesinambungan. Ingat pula, bahwa ukuran musuh juga berpengaruh pada efektivitas Arts ini. Terlalu sering melancarkan serangan Arts yang mengarah ke tengah layar, maka musuh kecil akan secara otomatis terhindar karena ukuran mereka. Memadupadankan Arts yang paling sesuai menjadi keasyikan tersendiri.

Sense of Progress

Sense of progress yang kentara, termasuk pertumbuhan senjata utama Anda - Ra-Seru seiring dengan jumlah Genesis Tree yang berhasil Anda bangkitkan.
Sense of progress yang kentara, termasuk pertumbuhan senjata utama Anda – Ra-Seru seiring dengan jumlah Genesis Tree yang berhasil Anda bangkitkan.

Level adalah hal yang tidak bisa dipisahkan dari sebuah game JRPG, tentu dengan rangkaian skill yang juga bisa diambil setiap kali mengalami kenaikan elemen yang satu ini. Namun sayangnya, ia terkadang muncul hanya sebagai angka status yang bertambah, tanpa mengesankan karakter yang secara pelan namun pasti, bertambah kuat. Berbeda dengan Legaia yang harus diakui, memiliki sense of progress yang cukup kuat untuk setiap karakternya. Mengalami kenaikan level, Anda bisa melihat bar Arts milik karakter perlahan namun pasti, mengindikasikan kesempatan untuk menambahkan satu input perintah ekstra di masa depan. Ini jugalah mendorong Anda untuk tidak bosan untuk melakukan grinding terkadang, apalagi ketika melihat bahwa bar input terbaru ini sudah hampir terbangun solid. Sense of progress lain juga tercipta lewat Ra-Seru yang juga terlihat berkembang seiring jalannya cerita. Semakin banyak Genesis Tree yang Anda bangkitkan, maka Anda bisa melihat Ra-Seru di tangan mulai mengalami transformasi bentuk yang kian keren, juga perlahan namun pasti, hingga mencapai versi sempurnanya.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…