Thailand Larang Peredaran Tropico 5

Reading time:
August 5, 2014
tropico 51

Menjadi seorang diktator yang bebas untuk mengimplementasikan peraturan, seaneh apapun? Memerintah dengan tangan besi sekaligus disegani oleh rakyat di saat yang sama? Pesona inilah yang selalu ditawarkan oleh game simulasi bangun – Tropico. Kehadiran sang seri terbaru – Tropico 5 beberapa bulan yang lalu tentu saja menjadi berita membahagiakan untuk basis fansnya yang cukup besar. Namun sayang untuk gamer yang bertempat tinggal di negara tetangga – Thailand, mereka dipastikan tidak akan bisa mencicipi versi resmi Tropico 5 dalam waktu yang belum bisa ditentukan. Apa pasal? Pemerintah secara resmi melarang peredaran game yang satu ini.

Jatuh pada kondisi politik yang tidak stabil dengan tampuk kekuasaan kini berada di bawah tangan junta militer, Thailand memang cukup sensitif dengan tema-tema seperti militer dan kediktatoran, dua kata yang menjadi identitas utama Tropico 5 itu sendiri. Berangkat dari hal inilah, badan sensor Thailand memutuskan untuk melarang peredaran Tropico 5 di negara mereka. Game ini disebut-sebut mengandung konten yang mungkin mempengaruhi kedamaian dan keteraturan di Thailand. Walaupun sayangnya, tidak dijelaskan secara mendetail konten yang dimaksud tersebut. Sang publisher – Kalypso secara terbuka mengungkapkan kekecewaan mereka, apalagi mengingat tingkat penjualan Tropico 3 dan 4 yang cukup sukses di sana.

Diktator dan militer tampaknya tengah menjadi isu sensitif di Thailand, terutama di bawah kepemimpinan junta militer saat ini. Berangkat dari kekhawatiran inilah, Thailand melarang peredaran Tropico 5 - game simulasi bangun yang mengusung tema serupa.
Diktator dan militer tampaknya tengah menjadi isu sensitif di Thailand, terutama di bawah kepemimpinan junta militer saat ini. Berangkat dari kekhawatiran inilah, Thailand melarang peredaran Tropico 5 – game simulasi bangun yang mengusung tema serupa.

Sensor Thailand terhadap Tropico 5 ini tentu saja menjadi hal yang sangat disayangkan. Mengapa? Karena secara rasional, terlihat jelas bahwa larangan ini tidak dibentuk dengan menjadikan kepentingan rakyat sebagai fokus pertimbangan, tetapi lebih kepada melindungi kepentingan politik junta militer yang naik lewat proses kudeta di sana. Semoga saja hal yang sama tidak akan pernah terjadi di negara tercinta kita.

Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 27, 2021 - 0

Review House of Ashes: Selangkah Lebih Baik!

Ambisius adalah kata yang tepat untuk menjelaskan apa yang tengah…
October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…