Kebanyakan Gamer PC Tunggu Diskon Sebelum Membeli Game?

Reading time:
September 10, 2014
gabe newell steam

PC bisa disebut sebagai salah satu platform game dengan jumlah pengguna terbesar di seluruh dunia. Meski sebagian di antaranya masih bergantung pada game bajakan, tak sedikit dari mereka yang mulai beralih menjadi ori user.

Salah satu faktor pendukungnya adalah keberadaan ekosistem game besar seperti Steam yang memudahkan mereka dalam membeli judul-judul terbaru. Selain itu, potongan harga yang cukup menggiurkan di ketika ada sale besar-besaran menjadi alasan tersendiri untuk memainkan game original.

Yang menarik, menurut penelitian yang dilakukan oleh NPD Group kepada 6255 gamer di Amerika Serikat pada Juni lalu, 46 persen responden menyebutkan bahwa mereka yang membeli game original di PC dalam bentuk digital tak mau membayar dengan harga normal, melainkan menunggu harga turun menjadi lebih murah.

Setengah dari gamer PC yang memainkan versi digital dan/atau fisik selalu menginginkan adanya potongan harga, dan publisher maupun retailer harus bisa mengelola harapan tersebut,” ujar pihak NPD.

Penelitian dari NPD membuktikan bahwa sebagian besar gamer PC lebih menunggu masa diskon sebelum membeli game secara digital.
Penelitian dari NPD membuktikan bahwa sebagian besar gamer PC lebih menunggu masa diskon sebelum membeli game secara digital.

Anda mungkin berpikir bahwa sebagai konsumen, hal ini sangat masuk akal. Meski begitu, pihak developer, khususnya indie, justru merasa cukup prihatin dengan efek dari potongan harga tersebut kepada industri game. Pasalnya, sale yang kerap di gelar di Summer maupun Winter menghalangi developer untuk mendapatkan pembayaran penuh dari karya mereka.

Setidaknya, adanya sale besar-besaran dengan potongan harga yang menggiurkan bisa menjadi langkah awal untuk beralih menjadi ori user. Bagaimana dengan Anda sendiri para gamer PC?

Load Comments

PC Games

November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…

PlayStation

November 19, 2021 - 0

Preview Battlefield 2042: Masa Depan Tak Selalu Cerah!

Ada yang datang dengan antisipasi tinggi, tetapi tak sedikit pula…
November 19, 2021 - 0

Review GTA The Trilogy – The Definitive Edition: Bak Lelucon Besar!

Merayakan ulang tahun sebuah franchise legendaris adalah sebuah langkah yang…
November 17, 2021 - 0

Menjajal Elden Ring (Network Test): Makin Cinta, Makin Mantap!

Apa yang bisa Anda dorong lebih jauh dengan formula Souls-like…
November 15, 2021 - 0

Review Headset PULSE 3D Wireless – Midnight Black: Tiga Dimensi dalam Telinga!

Apa yang mendefinisikan sebuah pengalaman generasi terbaru? Bagi Sony dan…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…