Developer Game Indie Ancam Bunuh Bos Valve

Reading time:
October 21, 2014
gabe newell steam

Seperti diketahui Steam merupakan sebuah ekosistem gaming yang sangat besar. Salah satu yang membuat Steam semakin diminati adalah karena banyaknya game indie yang cukup menarik dan dijual dengan harga yang terjangkau.

Meski begitu, ternyata tidak semua developer game indie merasa puas ketika karyanya muncul di Steam. Contohnya adalah Mike Maulbeck, developer dari game shooter berjudul Paranautical Activity.

Maulbeck kesal karena Paranautical Activity di Steam tertulis Early Access. Padahal, game tersebut sudah dalam versi final. Kesalahan dari pihak Steam ini membuat Maulbeck menumpahkan kemarahannya di Twitter.

Ia pun berkicau macam-macam yang sebagian besar merupakan kata-kata makian untuk Steam. Puncaknya, Maulbeck menulis akan membunuh sang Managing Director dari Valve Corporation. “Aku akan membunuh Gabe Newell. Ia akan mati,” tulis Maulbeck di akun Twitter pribadinya.

Twitter berisi ancaman yang akhirnya menyulut Valve untuk mengambil tindakan tegas.
Twitter berisi ancaman yang akhirnya menyulut Valve untuk mengambil tindakan tegas.

Walaupun tak diketahui apakah ia benar-benar berniat melakukan apa yang ditulisnya tersebut, pihak Steam menyebut hal ini sebagai ancaman. Hasilnya, Paranautical Activity dihapus dari Steam.

Kami telah menghapus halaman penjualan dari game (Paranautical Activitiy) dan memutus hubungan dengan developer setelah ia mengancam akan membunuh salah satu karyawan kami,” kata juru bicara Valve ketika diwawancarai oleh Kotaku.

Perlu diketahui bahwa ini bukan kali pertama sebuah game ditarik dari Steam. Awal tahun 2014, valve secara misterius menghapus The Stomping Land dari Steam Early Access, dimana game tersebut telah menerima donasi sebesar USD 100 ribu dari program Kickstarter.

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…