Far Cry 4 Usung Sistem Karma

Reading time:
October 20, 2014
far cry 4

Hampir sebagian besar gamer yang sempat mencicipi betapa adiktifnya Far Cry 3 tentu saja sangat mengantisipasi kehadiran sang seri terbaru – Far Cry 4. Terlepas dari setting yang kini berubah menjadi dataran tinggi yang ganas – pengunungan Himalaya, hampir sebagian besar screenshot dan trailer yang dirilis Ubisoft mengindikasikan hal yang sama – bahwa mekanik gameplay yang ditawarkan tidak akan banyak berbeda. Dihadapkan pada sebuah dunia open-world yang bebas dijelajahi, Anda bisa bertempur mengambil wilayah yang dikuasai oleh pasukan Pagan Min, berburu, dan terlibat dalam petualangan menakjubkan dengan pemandangan yang memanjakan mata. Walaupun demikian, bukan berarti Far Cry 4 tidak hadir dengan sistem baru. Salah satunya adalah, Karma.

Lupakan dahulu gajah-gajah yang bisa Anda gunakan sebagai senjata pemusnah massal di Far Cry 4 ini, karena Ubisoft ternyata menyuntikkan satu ekstra mekanik baru yang menarik – Karma. Benar sekali, setiap aksi Ajay Ghale – karakter utama yang Anda gunakan kini akan dihadapkan pada serangkaian pilihan yang akan menentukan Karma yang ia dapatkan, terutama ketika memutuskan untuk menolong atau mengabaikan karakter lain yang berpotensi menjadi teman.

Far Cry 4 akan mengimplementasikan sistem karma yang bergantung pada aksi yang Anda pilih.
Far Cry 4 akan mengimplementasikan sistem karma yang bergantung pada aksi yang Anda pilih.

Semakin tinggi level Karma yang Anda dapatkan, semakin besar pula kesempatan Anda untuk mendapatkan teman yang bisa diminta bantuan untuk terlibat dalam perjuangan Anda. Tidak hanya itu saja, Karma juga akan berpengaruh pada jumlah diskon yang bisa Anda dapatkan ketika berbelanja senjata. Sayangnya tidak dijelaskan konsekuensi yang muncul jika Anda memutuskan untuk memanen karma negatif.

Far Cry 4 sendiri akan meluncur pada 18 November 2014 mendatang untuk Playstation 4, Playstation 3, Xbox One, Xbox 360, dan tentu saja – PC. Tertarik?

Load Comments

PC Games

January 20, 2023 - 0

Review A Space for the Unbound: Standar Tertinggi Game Indonesia Saat Ini!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh A Space for the Unbound?…
October 18, 2022 - 0

Review Uncharted Legacy of Thieves (PC): Drake Pindah Rumah!

Seperti apa performa dan fitur yang ditawarkan oleh Uncharted Legacy…
September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…

PlayStation

February 3, 2023 - 0

Review DualSense Edge: Melebur Fungsi dan Fitur dalam Kemewahan!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh DualSense Edge ini? Mengapa kami…
January 30, 2023 - 0

Review Dead Space Remake: Isak Tangis di Luar Angkasa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dead Space Remake ini? Apa…
December 22, 2022 - 0

Review Crisis Core – Final Fantasy VII Reunion: Reunian dengan Muka Baru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Crisis Core – Final Fantasy…
December 8, 2022 - 0

Review Star Ocean – The Divine Force: Bukan Melesat, Malah Meleset!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Star Ocean: The Divine Force?…

Nintendo

November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…