Kurang Game Baru, Pendapatan Capcom Turun Drastis!

Reading time:
October 29, 2014
capcom logo

Tidak ada gamer yang tidak pernah mendengar nama Capcom sebelumnya, terlepas ia dihargai karena game berkualitas yang berhasil ia racik selama kiprahnya di industri game, atau sekedar menjadi bahan “olokan” karena kebijakan yang dianggap terlalu berorientasi pada uang. Namun salut yang tinggi memang pantas untuk diarahkan pada publisher yang tampaknya tidak pernah takut untuk secara konsisten melahirkan game-game menarik ini, apalagi di tengah persaingan konsol generasi terbaru yang memanas. Namun terlepas dari betapa “lincahnya” Capcom bergerak, tahun 2014 tampaknya bukan tahun yang baik untuk Capcom. Strategi yang mereka usung ternyata tidak banyak berhasil.

Ultra Street Fighter IV, Phoenix Wright: Ace Attorney Trilogy, dan Dead Rising 3 tampaknya tidak cukup kuat untuk mengangkat Capcom dari catatan finansial yang terhitung buruk. Publisher dan developer asal Jepang tersebut mengumumkan penurunan pendapatan di tengah tahun finansial mereka (1 April 2014 – 30 September 2014) yang cukup signifikan dibandingkan tahun lalu, sekitar 51,3 persen. Sementara di sisi lain, untung bersih mereka juga jatuh sekitar 39,9 persen dibandingkan tahun lalu.

Capcom mencatat angka finansial yang buruk di tengah tahun pertamanya. Kurangnya rilis judul game raksasa dianggap sebagai penyebab utama.
Capcom mencatat angka finansial yang buruk di tengah tahun pertamanya. Kurangnya rilis judul game raksasa dianggap sebagai penyebab utama.

Alasannya? Tentu saja karena Capcom tidak memiliki judul game raksasa apapun untuk dirilis selama periode waktu ini. Bertolak belakang dengan tahun lalu dimana mereka disokong oleh penjualan Monster Hunter 4 untuk Nintendo 3DS yang tumbuh begitu fantastis. Oleh karena itu, penjualan hanya lahir dari produk-produk yang memang sudah eksis sebelumnya. Di kesempatan yang sama, Capcom memberikan tribut khusus untuk Monster Hunter Frontier G dan Monster Hunter Freedom Unite yang hadir dengan prestasi cukup baik. Tidak hanya game, cabang bisnis Capcom yang lain seperti mesin Arcade, peralatan hiburan dan lainnya juga mengalami penurunan yang signifikan.

Untuk sementara ini, Capcom sendiri memang tengah sibuk mempersiapkan beberapa judul raksasa seperti RE: Revelations 2, RE Remake HD Remaster, dan tentu saja – Deep Down yang diposisikan eksklusif untuk Playstation 4. Apakah sepak terjang ketiga judul ini akan membantu Capcom kembali ke persaingan? Kita tunggu saja.

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…