Microsoft Akui Tak Puas dengan Penjualan Xbox One di Jepang

Reading time:
October 2, 2014
xbox one controller

Microsoft dan Jepang jika digabungkan, memang tidak pernah menghasilkan asosiasi kalimat yang positif, sejak eksistensi konsol generasi sebelumnya – Xbox 360. Terlepas dari beragam usaha keras Microsoft untuk melakukan penetrasi pasar, dari game eksklusif dengan cita rasa yang seharusnya cocok untuk gamer Jepang, tidak ada yang berujung efektif. Namun sayangnya, mimpi buruk ini juga terjadi di konsol generasi terbaru – Xbox One. Rilis resmi di negeri Matahari Terbit ini berujung pada kegagalan.

Kesimpulan ini tidak diambil hanya karena antrian yang begitu sepi di hari rilis perdana, tetapi meluncur dari mulut Microsoft sendiri. Empat hari rilis, dan Xbox One hanya mampu menjual tidak lebih dari 24.000 unit, yang bahkan lebih rendah daripada konsol generasi sebelumnya – Xbox 360 di hari pertama. Takashi Sensui – Boss Xbox Japan mengaku bahwa ia sendiri sangat tidak puas dengan performa ini. Mereka berharap bahwa akan ada lebih banyak feedback di masa depan, sehingga mereka bisa menawarkan apa yang sebenarnya diinginkan oleh gamer Jepang. Ini akan menjadi sesuatu yang vital.

Microsoft akui bahwa Xbox One memang gagal di Jepang, dan mereka akan mulai berbenah diri terhadap fakta ini.
Microsoft akui bahwa Xbox One memang gagal di Jepang, dan mereka akan mulai berbenah diri terhadap fakta ini.

Di interview yang sama, Phil Spencer – boss besar Microsoft sendiri menyatakan bahwa Xbox One akan butuh waktu untuk mendapatkan popularitas di Jepang. Mereka berencana untuk menarik lebih banyak developer dari Jepang sendiri untuk mendukung visi dan misi ini. Untuk sementara Xbox One sudah mempersiapkan D4: Dark Dreams Don’t Die dan Scalebound.

Keep fighting, Microsoft!

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…