Program Donasi Dibuka untuk Paksa Valve Kembangkan Half-Life 3

Reading time:
October 17, 2014

Half-Life 3,  sebuah nama yang dari dulu melambangkan sebuah harapan, sebuah ekspektasi kosong yang lebih banyak mengundang rasa penasaran daripada jawaban, hingga kini sebuah lelucon yang mulai kehilangan makna. Bagaimana tidak? Sebagai salah satu game FPS terbaik yang pernah muncul di industri game, menjadi sesuatu yang rasional untuk mengharapkan seri kelanjutan dari Valve. Bertahun-tahun menunggu, berhadapan dengan beragam rumor positif yang berakhir hampa, Half-Life 3 tidak kunjung muncul. Valve justru terlihat lebih sibuk mengembangkan begitu banyak proyek lainnya seperti Steam Machine, Steam OS, hingga Source 2 yang belum memperlihatkan batang hidungnya juga. Salah satu kelompok gamer memutuskan bahwa mereka sudah muak.

Chris Salem dan Kyle Mazzei yang bekerja di sebuah firma marketing bernama – McKee Wallwork & Co. mengambil sebuah cara yang lebih ekstrim. Membuka program donasi via situs Indiegogo, kedua orang ini mendorong gamer untuk menyumbangkan uang mereka untuk satu tujuan yang sama – Half-Life 3. Bukan menciptakannya sendiri, tetapi dengan segala cara, secara konsisten terus memaksa Valve untuk mengembangkan game yang sangat diantisipasi ini.

Kedua penggagas donasi ini meminta dana hingga USD 150.000 untuk mendorong Valve mengembangkan Half-Life 3. Sejauh ini, respon yang diperlihatkan gamer terlihat negatif.
Kedua penggagas donasi ini meminta dana hingga USD 150.000 untuk mendorong Valve mengembangkan Half-Life 3. Sejauh ini, respon yang diperlihatkan gamer terlihat negatif.

Tidak main-main, mereka bahkan meminta uang hingga USD 150.000 dengan beberapa target donasi. USD 3000 dan mereka akan memulai kampanye via Google Adword untuk 300 karyawan Valve, USD 9000 untuk billboard raksasa di markas Valve di Washington, USD 45.000 dan mereka akan mulai mencari orang yang mirip Gaben dengan pakaian bertuliskan Half-Life 3 untuk menginfiltrasi kantor Valve, dan yang terakhir – USD 150.000 untuk menggelar sebuah konser raksasa bersama dengan artis yang berkecimpung di industri musik video game, dengan mengundang para fans dan karyawan Valve itu sendiri.

Terdengar gila, banyak gamer yang justru merasa bahwa kampanye yang dilakukan oleh Salem dan Mazzei ini tidak etis. Pertama, tentu saja semua yang mereka lakukan ini akan melanggar hak privasi karyawan Valve, yang punya kebebasan dan tidak punya kewajiban tertulis untuk menghadirkan Half-Life 3 kepada gamer. Kedua, sedikit berbau penipuan, mengingat kedua penggagas ide ini berhak menyimpan berapapun uang yang mereka dapatkan.

Yeah, we want Half-Life 3, but not that bad..

Source: Indiegogo

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…