Ubisoft Bantah Sengaja Turunkan Kualitas AC: Unity PS 4

Reading time:
October 8, 2014
ac unity story10

Kemarahan besar, dengan segudang kritik pedas yang meluncur tanpa ampun di dunia maya, Ubisoft kembali melakukan blunder lewat pernyataan yang baru saja mereka lontarkan terkait Assassin’s Creed Unity. Terlepas dari fakta bahwa performa Playstation 4 sudah terbukti lebih kuat di persaingan konsol generasi terbaru, mereka memutuskan untuk membatasi resolusi dan frameratenya di 900p 30fps. Parahnya lagi, pembatasan ini disebut sebagai kebijakan untuk menyamaratakan kualitas dengan versi Xbox One, untuk meredam perdebatan yang mungkin terjadi. Reaksi keras menyebar, bahkan mengajak gamer melakukan aksi boikot dan membatalkan pre-order mereka. Ubisoft pun bereaksi.

Reaksi pertama? Tentu saja membantah. Dalam pernyataan baru mereka, Ubisoft menegaskan bahwa resolusi dan framerate diputuskan sejak awal proses pengembangan AC Unity. Mereka tidak pernah menurunkan kualitas resolusi atau framerate versi satu konsol untuk kepentingan konsol lainnya. Semuanya sesuai dengan rencana.

Membantah melakukannya secara sengaja, Ubisoft juga meyakinkan bahwa resolusi AC Unity di PS 4 dan Xbox One sendiri masih bisa berubah di masa depan.
Membantah melakukannya secara sengaja, Ubisoft juga meyakinkan bahwa resolusi AC Unity di PS 4 dan Xbox One sendiri masih bisa berubah di masa depan.

Menariknya lagi? Ubisoft juga mengungkapkan bahwa informasi kualitas 900p 30fps yang menyebar terlebih dahulu juga belum final. Mereka belum “mengunci” elemen yang satu ini sehingga masih ada kesempatan untuk berubah di masa depan. Satu yang pasti, Ubisoft percaya diri bahwa gamer manapun akan jatuh hati pada indahnya kualitas visual dan kota Paris yang mereka bangun.

Assassin’s Creed Unity sendiri rencananya akan meluncur pada 11 November 2014 mendatang, untuk Playstation 4, Xbox One, dan PC. Apakah pernyataan ini cukup untuk meredakan amarah gamer Playstation 4? Kita tunggu saja.

 

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…