Assassin’s Creed Unity Dikecam Sebagai Bentuk Propaganda

Reading time:
November 18, 2014
Assassin's Creed® Unity_20141115121409

Seperti diketahui setiap seri Assassin’s Creed selalu mengambil tema dari kejadian-kejadian bersejarah yang terjadi di masa lampau. Termasuk di game terbarunya, Assassin’s Creed Unity, yang mengangkat Revolusi Perancis.

Meski begitu, Ubisoft tetap mencoba menyajikan setiap game Assassin’s Creed dengan cara mereka sendiri. Contohnya di Assassin’s Creed Unity dimana mereka menampilkan tokoh bersejarah seperti Maximilien de Robespierre, Marquis de Sade, dan Napoleon Bonaparte.

Sayangnya, tidak semua warga Perancis menyetujui interpretasi yang dihadirkan Ubisoft tentang Revolusi Perancis. Mantan Menteri dan calon presiden Perancis, Jean-Luc Melenchon, mengecam Assassin’s Creed Unity sebagai ‘propaganda’.

Assassin's Creed® Unity_20141116024429
Mantan Menteri dan calon presiden Perancis, Jean-Luc Melenchon, mengecam Assassin’s Creed Unity sebagai ‘propaganda’ dengan konten cerita yang ia anggap, sudah dimodifikasi sedemikian rupa.

Menurutnya, banyak hal di game tersebut yang tidak sesuai dengan situasi yang sebenarnya. Misalnya tentang penggambaran sosok Robbespierre dimana dalam Assassin’s Creed Unity, tokoh ini seolah-olah merupakan ‘monster’. Padahal, Robbespierre dianggap sebagai salah seorang pahlawan yang berkorban untuk menyuarakan isi hati rakyat miskin.

“Ini adalah bentuk propaganda terhadap rakyat, orang-orang yang digambarkan sebagai kaum barbar yang haus darah,” kata Melenchon dalam sebuah wawancara dengan radio di Perancis. Sayangnya, hingga saat ini Ubisoft belum mau memberi komentar apapun terkait tuduhan yang dilontarkan oleh Melenchon.

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…