Sony Kecewa PS4 20th Anniversary Dijual Mahal

Reading time:
December 15, 2014
ps 4 ps one1

Belum lama ini Sony mengumumkan konsol PlayStation 4 edisi khusus perayaan ulang tahun PlayStation yang ke-20. Desainnya terlihat spesial dan menawan dengan mengusung konsep ala PlayStation generasi pertama.

Menyandang status sebagai barang langka karena hanya diproduksi sebanyak 12.300 unit, tentunya tak sedikit kolektor yang sangat berhasrat untuk memilikinya. Sesuai dugaan, tahap pre-order dari PS4 20th Anniversary Edition langsung diserbu pembeli.

Sayangnya, tak semua pihak yang berkesempatan mendapatkan konsol langka tersebut berniat mengoleksinya. Sebagian berencana menjualnya kembali dengan harga yang sangat tinggi. Bahkan, proses pelelangannya di eBay ada yang menyentuh angka USD 20,000 atau sekitar Rp 253 juta!

Menyentuh angka hingga ratusan juta Rupiah per buah, Sony kecewa dengan praktik penjualan Playstation 4 20th Anniversary ini.
Menyentuh angka hingga ratusan juta Rupiah per buah, Sony kecewa dengan praktik penjualan Playstation 4 20th Anniversary ini.

Padahal, harga normal dari PS4 20th Anniversary Edition hanya USD 499 (Rp 6,3 juta). Hal ini membuat para seller yang menjualnya kembali dengan harga tinggi mendapat untung luar biasa besar! Di lain pihak, Sony justru merasa kecewa dengan kejadian tersebut.

“Itu bukanlah sesuatu yang kami inginkan untuk terjadi,” ujar Fergal Gara, bos PlayStation UK. Meski begitu, Gara mengakui bahwa sulit untuk mencegah kejadian semacam ini terjadi. Sudah menjadi hal yang wajar memang ketika sebuah barang langka dijual kembali dengan harga yang jauh lebih tinggi demi meraup keuntungan.

Sony sendiri belum berencana memproduksi lebih banyak PS4 20th Anniversary Edition untuk memenuhi permintaan pasar yang sangat tinggi. Namun jika memang berniat menjadikan konsol tersebut sebagai edisi terbatas yang hanya dimiliki oleh beberapa gamer, tentunya langkah yang paling tepat adalah tidak memproduksinya kembali.

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…