Ubisoft Kembali Bicarakan Assassin’s Creed Asia

Reading time:
December 15, 2014
AC Chronicles China (2)

“Tapi kan Jerusalem itu di Asia?” Anda mungkin sempat curiga bahwa kami sempat belajar Geografi atau tidak sebelum melemparkan informasi yang satu ini. Namun hampir sebagian besar penggemar seri Assassin’s Creed tampaknya akan sangat mengerti apa yang kami sebut sebagai “Asia” di kalimat judul di atas. Benar sekali, kita membicarakan negara-negara dengan nilai historis yang kaya dan keren di kawasan Asia Timur – seperti China, Jepang, dan Korea, tentu saja.

Terlepas dari permintaan gamer yang begitu kuat, Ubisoft tampaknya tidak bergeming. Selain sebuah seri spin off – AC Chronicles: China yang dirilis dalam format dua dimensi, Ubisoft menihilkan kesempatan setting Jepang karena konsep yang akan terasa familiar. Apakah ini berarti harapan kita untuk menikmati seri Assassin’s Creed yang lebih eksotis tewas begitu saja? Tunggu dulu, masih ada setitik cahaya terang.

Setidaknya pernyataan yang dilontarkan oleh Director uPlay – Stephanie Perotti di sela-sela pengumuman rilis Playstation 4 di pasar China menimbulkan harapan tersebut. Berbicara dengan para wartawan di kala itu, Perotti menegaskan bahwa Ubisoft bukannya tidak tertarik dengan kebudayaan dan sejarah China (atau Asia Timur secara keseluruhan).

Untuk memastikan sebuah seri penuh AC yang mengambil setting Asia Timur bisa terwujud, butuh kreativitas dan tenaga ekstra untuk mengerti dan memahamai kebudayaan mereka terlebih dahulu.
Untuk memastikan sebuah seri penuh AC yang mengambil setting Asia Timur bisa terwujud, butuh kreativitas dan tenaga ekstra untuk mengerti dan memahamai kebudayaan mereka terlebih dahulu.

Hanya saja dengan begitu banyak cerita yang bisa diadaptasi, Ubisoft butuh ekstra kreativitas untuk menentukan bagian cerita mana yang bisa digunakan. Proyek seperti ini akan jalan jika ada developer di dalam Ubisoft yang rela menghabiskan waktunya untuk mempelajari dan memahami sejarah Jepang atau China. Jika hal ini sudah terlaksana, mereka akan mudah membuat game dengan sejarah yang cukup akurat.

Namun untuk sementara ini, Ubisoft tampaknya masih tidak tertarik untuk menjajal hal tersebut. Apa yang disampaikan oleh Perotti ini masih sekedar wacana tanpa ada kepastian produk akhir. Akankah kita benar-benar akan melihat AC di setting Asia Timur? Kita tunggu saja.

 

Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…