Review WWE 2K15 (New-Gen): Tidak Optimal!

Reading time:
December 5, 2014

Kesimpulan

WWE 2K15 jagatplay
Sayangnya, antisipasi yang besar terhadap WWE 2K15 versi new-gen harus dibayar dengan fakta bahwa game ini terasa masih belum optimal.

Sayangnya, antisipasi yang besar terhadap WWE 2K15 versi new-gen harus dibayar dengan fakta bahwa game ini terasa masih belum optimal. Secara visual, ia memang menawarkan kualitas detail yang memesona, namun hanya untuk beberapa pegulat ikonik saja. Sementara di sisi lain, pegulat lain hadir dengan detail yang terhitung sangat menyedihkan, bahkan untuk proporsi tubuh yang terkadang terlihat absurd. Jika ada satu hal yang berhasil ditawarkan 2K dari sisi visual, adalah kematangan kualitas tata cahaya dan detail kulit yang luar biasa, apalagi ketika para pegulat ini berkeringat. Variasi model karakter yang bisa Anda ciptakan di MyCareer juga nilai plus tersendiri, dengan jalan karir yang cukup adiktif untuk dimainkan. Selain semua nilai jual tersebut? WWE 2K15 tidak terasa terlalu menarik.

Keluhan paling utama dari kami mengakar pada mekanik Reversal-nya yang justru membuat Anda lebih mudah merasa frustrasi daripada memperkuat atmosfer kompetitif yang ada. Waktu respon yang diberikan begitu pendek, bahkan mustahil untuk dieksekusi jika Anda tidak punya persiapan. Hasilnya? Anda jadi dipaksa untuk menghafal semua jenis gerakan, animasi, dan menciptakan antisipasi timing Anda sendiri untuk memberikan serangan balik yang berarti. Ada begitu banyak kekecewaan, apalagi mengingat bahwa momen menyenangkan yang dulu bisa dilakukan kapan saja, kini berubah jadi sesuatu yang harus diakses dengan menggunakan Finisher. Lagu-lagu yang dipilih oleh John Cena untuk WWE 2K15 ini, dari menu hingga pilihan pertarungan juga tidak kalah mengecewakan.

Ada banyak hal yang salah dengan WWE 2K15 ini, sehingga ia tampil seolah sebuah proyek uji coba franchise ini untuk masuk ke platform generasi terbaru. Tidak perlu membahas hingga mekanik gameplay, kualitas visual dengan standar yang berbeda untuk para karakter pegulat ini saja sudah bisa jadi indikator tersendiri. Tidak ada alasan yang membuat Anda harus membeli WWE 2K15 versi new-gen ini. Kami justru menyarankan Anda menunggu hingga WWE 2K16 atau seri seterusnya dirilis, sembari melihat perkembangan seperti apa yang mereka taarkan. Setidaknya hingga 2K dan Yuke’s tahu betul apa yang mereka harapkan dari sebuah game gulat hiburan yang mengoptimalkan kemampuan platform generasi terbaru dengan jauh lebih baik. Namun untuk sementara ini, di WWE 2K15, sayangnya, jauh dari kata spesial, ia justru terasa cukup mengecewakan.

Kelebihan

Tata cahaya yang cukup keren di entrance beberapa pegulat.
Tata cahaya yang cukup keren di entrance beberapa pegulat.
  • Detail beberapa pegulat ikonik yang memesona
  • Tata cahaya, terutama ketika scene entrance
  • Mode MyCareer yang masih menarik untuk diikuti

Kekurangan

Satu hal yang harus dipelajari 2K di seri-seri WWE 2K selanjutnya? Jangan pernah membiarkan John Cena memilih lagu pengiring game ini!
Satu hal yang harus dipelajari 2K di seri-seri WWE 2K selanjutnya? Jangan pernah membiarkan John Cena memilih lagu pengiring game ini!
  • Timing untuk Reversal yang terlalu pendek
  • Mode 2K Showcase yang membosankan
  • Mode online yang sangat membutuhkan kecepatan internet stabil untuk dinikmati
  • Detail beberapa karakter terlihat sangat menyedihkan
  • Dramatisasi yang kurang greget
  • Pilihan musik dari John Cena yang cukup aneh
  • Beberapa fitur sebelumnya yang kini tidak lagi ada
  • Waktu loading ketika menciptakan karakter
  • Minim jumlah pegulat lawas

Cocok untuk gamer: yang sekedar penasaran dengan visual WWE 2K15 ini secara langsung

Tidak cocok untuk gamer: yang mengharapkan pengalaman WWE yang kaya, mengharapkan banyak cerita rivalitas berbeda di Showcase

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…

PlayStation

September 14, 2021 - 0

Review DEATHLOOP: Kesenangan Berulang, Berulang, Berulang!

Kami yakin sebagian besar dari Anda tentu saja sudah familiar…
September 8, 2021 - 0

Review Tales of Arise: Dahaga yang Terpuaskan!

Salah satu seri JRPG yang paling konsisten lahir di industri…
August 27, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yasuhiro Kitao (Elden Ring)!

Impresi pertama yang begitu kuat dan mengagumkan, tidak ada lagi…
August 27, 2021 - 0

Impresi Elden Ring: Souls dengan Rasa Berpetualang!

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar nama From Software saat…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…