MSI GTX 960 Gaming: Bermain Nyaman di Full HD!

Reading time:
January 22, 2015

Third-person Action/Shooter Game

Batman Arkham Origins
BAO Phys OFF BAO ON

 

 

MSI GTX 960 Gaming mencatatkan skor diatas 60 FPS, baik dengan PhysX OFF maupun HIGH.

Setting: 1920 x 1080; All Quality Setting – Max Out; AA Off

Lost Planet 2
LP2

Setting: 1920 x 1080; Motion Blur-On; Shadow Detail-High; Texture Detail-High; Rendering Level-High

Watch_Dogs
WD

 

Game terbaru yang mempunyai hype sangat ramai pada saat peluncurannya juga di handle dengan baik oleh MSI GTX 960 Gaming.

Setting: 1920 x 1080; Textures – High; Overall Quality – Ultra; Ambient Occlusion – HBAO+; FXAA On

Racing Game
GRID 2
Grid 2

Setting: 1920 x 1080; Quality Preset-Ultra; SSAO-On; AA Off

GRID Autosport
Grid A

Setting: 1920 x 1080; All Quality Setting – Max Out; AA Off

Konsumsi Daya

System Configuration 1: Core i7 3960X @4,5 GHz + Intel X79 + Corsair AX1200

AvkpEyU_ZxmYjzfAoD2N3X-tGSr_txnZm1VK-3CW1XqX LOAD

MSI GTX 960 Gaming menjadi terhemat nomor 2 setelah GTX 750Ti. Dengan performa semacam itu, GTX 960 ini tergolong sangat irit daya. Kami juga mencoba graphics card tersebut di sistem Z97, penasaran? Hasilnya bisa dilihat di tabel bawah berikut.

System Configuration 2: Core i7 4790K + Intel Z97 + Corsair CX500 (GTX 970 & GTX 960)/Corsair AX850 (GTX 780 Ti, HD7970 & R9 290X)

AjIbVI8mNcD9_1gXHHZiEwfCOcA3U0FTlcl2iLsMt-cE Load DC

Full-load pada sistem Z97 telihat perbedaan selisih 4 Watt antara Gaming Profile dengan OC Profile.

Note: Total system power consumption without display device

Pengujian DOTA 2!

Sesuai judul yang tertera diatas, kami melakukan pengujian khusus di Dota. Tidak, kami tidak membahas Frame Per Second disini, dikarenakan VGA tersebut sudah dipastikan dapat bermain game MOBA maksimum setting dengan frame rate yang nyaman. Kami akan membahas tentang fitur dan juga konsumsi daya. Kami bermain pada suhu ruangan berada pada kisaran 26 C.Disini kami juga menggunakan sistem yang berbeda agar lebih terlihat real menggunakan sistem yang lebih masuk akal untuk bermain DOTA2. Sistem tersebut adalah :

 Core i7 4790K + Intel Z97 + Corsair CX500 (GTX 970 & GTX 960)/Corsair AX850 (GTX 780 Ti, HD7970 & R9 290X) 

So, lets get started.

First thing first, kita akan melakukan test dahulu until mengetahui sejauh apa VGA tersebut data menahan panas dari sebuah game MOBA. Well, secara grafis, DOTA 2 terlihat lebih baik, sehingga membuat vga akan bekerja sedikit lebih keras.

Look MA! Fans Not Spinning!
Look MA! Fans Not Spinning!

Kami cukup kagum dengan vga tersebut. Saat bermain DOTA2, fan tersebut tidak berputar, tapi di beberapa scene yang memang terdapat war yang cukup intense, fan dari vga tersebut berputar, namun setelah war tersebut berakhir, biasanya fan akan berhenti berputar kembali. Hal tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa saat bermain DOTA2 fans tersebut sempat berputar walaupun hanya sebentar, dan benar saja suhu yang kami dapat selama pengujian mencapai 60C, Not bad. Lalu? Apa efeknya? Hmm, pernahkkah Anda bermain game lalu sedikit terganggu dengan suara fan dari VGA Anda? Some people care and some people don’tSo bagi Anda yang sering merasa terganggu dengan suara fan VGA Anda, ini adalah teknologi yang sudah lama Anda tunggu!

Kami melanjutkan rasa penasaran kami dengan konsumsi daya. Kami juga sempat mengukur beberapa VGA lain agar dapat menjadi pembanding seberapa besar konsumsi daya mereka saat bermain Dota 2.

MSI GTX 960 Gaming jagatplay (17) MSI GTX 960 Gaming jagatplay (16)

Seperti yang telah diduga, GTX 960 menjadi yang terbaik dari konsumsi daya, disusul GTX 970. MSI GTX 960 Gaming hanya membutuhkan 150 Watt saja untuk bermain DOTA2 dengan sistem yang bisa dikatakan high-end.

Pages: 1 2 3 4 5
Load Comments

PC Games

November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…

PlayStation

November 19, 2021 - 0

Preview Battlefield 2042: Masa Depan Tak Selalu Cerah!

Ada yang datang dengan antisipasi tinggi, tetapi tak sedikit pula…
November 19, 2021 - 0

Review GTA The Trilogy – The Definitive Edition: Bak Lelucon Besar!

Merayakan ulang tahun sebuah franchise legendaris adalah sebuah langkah yang…
November 17, 2021 - 0

Menjajal Elden Ring (Network Test): Makin Cinta, Makin Mantap!

Apa yang bisa Anda dorong lebih jauh dengan formula Souls-like…
November 15, 2021 - 0

Review Headset PULSE 3D Wireless – Midnight Black: Tiga Dimensi dalam Telinga!

Apa yang mendefinisikan sebuah pengalaman generasi terbaru? Bagi Sony dan…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…