EA: Game Saat Ini Terlalu Sulit!

Reading time:
February 6, 2015
Dragon Age™: Inquisition_20141121120232

Apa yang membedakan gaming saat ini dengan 20 tahun lalu, ketika konsol generasi pertama seperti NES atau Sega Genesis berkuasa? Sebagian besar Anda yang sempat mengeyam masa-masa keemasan tersebut tentu setuju, bahwa tingkat kesulitan adalah salah satu elemen yang paling membedakan kedua periode tersebut. Game di masa lalu boleh terbilang hadir dengan resiko yang lebih tinggi, dengan tingkat toleransi pada kesalahan yang sangat rendah. Kematian demi kematian, continue terbatas yang terkadang memaksa Anda mengulang segala sesuatnya dari awal, hingga minimnya informasi akan apa yang harus Anda lakukan menjadi tantangan tersendiri. Namun bagi EA – salah satu publisher raksasa industri game, saat ini ternyata masih dianggap terlalu sulit.

Dalam sesi interview di D.I.C.E Summit, Las Vegas, Chief Creative Officer dari EARichard Hilleman hadir dengan pernyataan yang cukup mengejutkan. Ia menyebutkan bahwa game-game yang dirilis saat ini masih terhitung sangat sulit untuk dipelajari. Ia merasa bahwa tuntutan sekitar dua jam bagi gamer untuk menguasai sebuah mekanik game baru adalah sesuatu yang tidak bisa diterima. Waktu adalah sesuatu yang berharga untuk gamer yang tidak lagi memiliki waktu luang banyak, apalagi mereka yang sudah memiliki keluarga. Oleh karena itu, Hilleman merasa masih butuh disederhanakan.

EA menyebut bahwa sebagian besar game saat ini masih terlalu sulit untuk dikuasai.
EA menyebut bahwa sebagian besar game saat ini masih terlalu sulit untuk dikuasai.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda setuju dengan pernyataan EA ini? Kami sendiri, bahkan sudah tidak bisa berkata-kata lagi untuk menanggapi apa yang diucapkan Hilleman ini. Satu saran kami? Jika Anda butuh 2 jam untuk belajar cara memainkan Battlefield dengan baik dan benar, Anda mungkin seharusnya tidak pernah menyentuh game ini. That’s it..

Tags:

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
December 7, 2024 - 0

Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu

Kesan pertama kami setelah memainkan Infinity Nikki selama beberapa jam;…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…