Jepang Buka Sekolah untuk Belajar Gaming Professional!

Reading time:
February 17, 2015
Counter strike global offensive

Jika Anda bertanya pada semua orang dewasa 20-30 tahun yang lalu, tidak akan ada satupun orang yang akan percaya bahwa “bermain” ternyata bisa dijadikan sebagai sebuah karir menjanjikan yang mampu menghasilkan uang. Namun  kemajuan teknologi membawa sebuah kesempatan yang berbeda, apalagi di tengah popularitas video game sebagai urat nadi utama industri hiburan saat ini. e-Sports – sang cabang olahraga elektronik yang mempertemukan tim-tim terbaik di seluruh dunia kini jadi ajang bergengsi. Hadiah jutaan USD menanti dengan peluang yang terus meluas. Dan seperti biasa, Jepang adalah salah satu negara yang siap untuk mengeksploitasi peluang tersebut.

Tidak main-main, salah satu sekolah di Jepang – Tokyo School of Anime bahkan cukup serius untuk membuka kurikulum khusus dengan satu fokus – e-Sports.

Salah satu sekolah di Jepang mulai membuka kurikulum khusus untuk membahas scene pro-gaming, dari sisi gamingnya sendiri hingga bisnis di belakang dan komentator.
Salah satu sekolah di Jepang mulai membuka kurikulum khusus untuk membahas scene pro-gaming, dari sisi gamingnya sendiri hingga bisnis di belakang dan komentator.

Prioritasnya tidak sekedar berusaha membuat Anda lebih familiar dengan scene yang tengah naik daun ini, tetapi juga mempelajari metode bisnis dan promosi yang ada, bagaimana caranya menjadi seorang komentator, hingga memahami pekerjaan-pekerjaan yang berada di belakang panggung utamanya sendiri. Sebuah kurikulum penuh. Di kelas gaming, misalnya, gamer benar-benar akan diajarkan metode efektif untuk melakukan lima click mouse / detik atau memutar mouse 180 derajat dengan efektif. Tidak hanya MOBA, hampir semua genre kompetitif mendapatkan porsi perhatian tersendiri. Seperti halnya sekolah biasa, Anda tentu saja harus membayar sejumlah uang.

Apakah metode seperti ini cukup untuk menghasilkan atlit-atlit e-Sports berkualitas? Dengan program yang masih baru, langkah yang ditempuh oleh Tokyo School of Anime ini memang masih belum memberikan hasil nyata apapun. Bagaimana dengan Anda sendiri? Tertarik untuk mengikuti sekolah yang serupa jika tersedia di Indonesia?

Source: Kotaku

Load Comments

PC Games

September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…
August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…
August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…

PlayStation

September 1, 2022 - 0

Wawancara dengan Shaun Escayg dan Matthew Gallant (The Last of Us Part I)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Shuan Escayg dan Matthew Gallant terkait…
August 31, 2022 - 0

Review The Last of Us Part I: Lebih Indah, Lebih Emosional!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh The Last of Us Part…
August 26, 2022 - 0

Review Soul Hackers 2: Kumpul Iblis, Selamatkan Dunia!

Bagaimana dengan pengalaman yang ditawarkan oleh Soul Hackers 2 ini?…
August 25, 2022 - 0

Review Playstation Plus Tier Baru: Ambil EXTRA, Abaikan DELUXE!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Playstation Plus Tier Baru ini?…

Nintendo

September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…