Pemain Muda Fenomenal DOTA 2 Menangkan 2 Miliar Rupiah!

Reading time:
February 9, 2015
dac 2015

DOTA 2 memang menetapkan standar baru yang luar biasa untuk scene e-Sports dunia. Gebrakan Valve yang menyelenggarakan The International pertama beberapa tahun lalu membuat dinamika olahraga elektronik ini berubah. Hadiah raksasa hingga mencapai USD 1 juta yang ia torehkan pertama kali hanyalah awal dari begitu banyak kegilaan lainnya, termasuk pencapaian angka hingga USD 10 juta di The International terakhir.

Namun selain event dunia ini, DOTA 2 sebenarnya masih punya satu event raksasa lain yang tidak kalah heboh – DAC atau Dota 2 Asia Championship, yang biasa juga dikenal sebagai “The Oriental”. Percaya atau tidak, eventnya untuk tahun 2015 ini – juga dikategorikan sebagai event e-Sports dengan hadiah kedua terbesar sepanjang sejarah dengan nilai total hadiah mencapai lebih dari USD 2 juta. Setelah melewati begitu banyak pertarungan sengit dan drama, DAC 2015 akhirnya mendapatkan pemenang. Evil Geniuses (EG) menjadi jawara dan berhak atas hadiah utama – USD 1,2 juta, setelah membantai bersih 3-0 atas VG, team raksasa dari China.

Ada banyak hal yang menarik untuk disimak dari pertempuran para tim professional DOTA 2 di ajang The Oriental ini. Salah satu yang cukup menggemparkan adalah performa tim “all-stars” – SECRET yang hampir tidak bercela selama masa kualifikasi. Tim yang berisikan para talenta dari Na’Vi, EG, dan Alliance ini berhasil memperlihatkan performa permainan yang solid dan memukau. Walaupun sayangnya, harus berakhir di posisi ketiga. EG lah yang tampil lebih fenomenal, dengan tidak hanya menjadi yang pertama, tetapi juga memperlihatkan talenta baru yang  tampaknya menjadi idola banyak gamer DOTA 2 di seluruh dunia.

Sumail -
Sumail – “bocah” 15 tahun asal Pakistan berhasil membawa EG menjadi juara DAC 2015 berkat peran mid-nya yang fenomenal.

Benar sekali, kita tengah membicarakan Sumail – sang bocah 15 tahun yang dipercaya oleh dedengkot EG – Fear untuk mengurusi mid lane. Siapa yang mengira, remaja yang bernama asli – Sumail Hassan Syed dari Pakistan ini ternyata menjadi bintang baru di turnamen DOTA 2. Belum pernah mengenyam karir professional gaming sama sekali, Sumail memperlihatkan performa yang begitu solid, apalagi ketika memegang Storm Spirit, Tinker, atau Invoker sebagai hero utama. Dengan uang hadiah yang kemungkinan dibagi atas 5 bagian sama besar dan ekstra biaya management, Sumail tampaknya berhasil membawa pulang lebih dari 2 Miliar Rupiah dari event bergengsi ini.

15 tahun, juara, dengan hadiah ratusan ribu USD? Now that is talent!

Load Comments

PC Games

November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…

PlayStation

November 19, 2021 - 0

Preview Battlefield 2042: Masa Depan Tak Selalu Cerah!

Ada yang datang dengan antisipasi tinggi, tetapi tak sedikit pula…
November 19, 2021 - 0

Review GTA The Trilogy – The Definitive Edition: Bak Lelucon Besar!

Merayakan ulang tahun sebuah franchise legendaris adalah sebuah langkah yang…
November 17, 2021 - 0

Menjajal Elden Ring (Network Test): Makin Cinta, Makin Mantap!

Apa yang bisa Anda dorong lebih jauh dengan formula Souls-like…
November 15, 2021 - 0

Review Headset PULSE 3D Wireless – Midnight Black: Tiga Dimensi dalam Telinga!

Apa yang mendefinisikan sebuah pengalaman generasi terbaru? Bagi Sony dan…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…