Producer Capcom Ingin Lebur Devil May Cry dan Bayonetta

Reading time:
February 11, 2015
bayonetta dante1

Sejak ia diperkenalkan pertama kali oleh Platinum Games dan SEGA beberapa tahun yang lalu, sang penyihir sensual – Bayonetta memang seringkali disebut-sebut sebagai “kakak” dari Dante, karakter utama ikonik Devil May Cry dari Capcom. Apa pasal? Walaupun berbagi timeline cerita yang sama sekali tidak berhubungan, keduanya menawarkan sensasi gameplay yang serupa – game action yang dipadukan dengan beragam gerakan akrobatik yang memesona. Kemiripan gameplay yang meminta Anda mengeksekusi beragam kombo keren di timing tepat inilah yang membuat DmC dan Bayonetta seolah berbagi benang merah yang sama. Tidak hanya gamer, salah satu producer Capcom ternyata juga melihat potensi yang lahir di sana.

Dalam wawancaranya dengan Hip Hop Gamer, Rey Jimenez – producer dari Capcom mengungkapkan ketertarikannya untuk melebur Bayonetta dan Devil May Cry di dalam game yang sama. Ia melihat konsep crossover ini sangat potensial dan akan mengejutkan banyak gamer.

Rey Jimenez - producer Capcom mengungkapkan ketertarikannya untuk melebur Dante dan Bayonetta di game yang sama.
Rey Jimenez – producer Capcom mengungkapkan ketertarikannya untuk melebur Dante dan Bayonetta di game yang sama.

Perpaduan keduanya akan menghasilkan salah satu game action tergila yang pernah ada. Jimenez membayangkan gameplay ala tag-team, dimana gamer bisa berganti-ganti antara Dante dan Bayonetta secara real-time, mengeksekusi combo-combo mematikan. Sayangnya, Jimenez menyebut mimpi ini sekedar ambisi personalnya dan sama sekali tidak merepresentasikan perusahaan tempat ia bernaung – Capcom. Walaupun demikian, ia menyebut bahwa bukannya tidak mungkin Capcom akan menghubungi SEGA dan membicarakan hal ini di masa depan.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda tertarik dengan game yang meleburkan Dante dan Bayonetta di ruang sama?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…