Pencipta Oddworld: Kapitalisme Membunuh Video Game!

Reading time:
March 31, 2015
oddworld

Membandingkan kondisi industri game 10-20 tahun lalu dengan kondisinya saat ini memang memperlihatkan dinamika yang berbeda. Kita tidak hanya membicarakan kualitas visual yang kian mendekati dunia nyata atau mekanik gameplay yang kian kompleks, tetapi juga model bisnis yang tampaknya tengah gencar ditempuh oleh banyak publisher. Di masa lalu, game selalu dirilis dalam bentuk rampung, dengan ekstra konten yang disematkan sebagai reward rahasia. Sementara sekarang, semuanya berusaha dilabel untuk menarik ekstra uang dari gamer, terutama dari bentuk DLC. Fokus industri game yang mengakar terlalu kuat pada uang inilah yang membuat pencipta seri game platformer – Oddworld cemas.

Dalam wawancaranya dengan situs Games Industry International, Lorne Lanning hadir dengan satu pesan yang jelas – bahwa kapitalisme berpotensi membunuh video game. Apa pasal? Karena Lanning melihat bahwa budget untuk menciptakan video game saat ini berada di tingkat yang tidak lagi masuk akal. Dengan biaya semakin tinggi untuk membuat sebuah game, developer jadi harus meminta uang lebih ke publisher raksasa yang ada. Resiko yang lebih tinggi membuat publisher punya kekuatan negosiasi lebih besar atas developer, bahkan cukup untuk menguasai mereka. Lanning menyebut bahwa banyak struktur bisnis yang justru  membuat developer tidak beda seperti “mati”.

Pencipta Oddworld - Lanning percaya bahwa kapitalisme, perlahan namun pasti, akan membunuh industri video game.
Pencipta Oddworld – Lanning percaya bahwa kapitalisme, perlahan namun pasti, akan membunuh industri video game.

Oleh karena itu, Lanning lebih setuju jika pasar industri game tetap difokuskan untuk tetap meraih kelompok konsumen yang kecil, sehingga developer tetap punya kesempatan untuk mendengar, menghargai, dan memperlakukan konsumen dengan lebih baik. Apalagi game-game dengan skala kecil ini juga dipercaya Lanning akan membuat developer jauh lebih bisa bertahan hidup dan menghindari proses PHK besar-besaran yang sering kita dengar belakangan ini. Menghindari publisher dan game budget besar juga disebut Lanning akan memberikan kesempatan untuk berkreasi yang lebih bebas,menghasilkan game yang jauh lebih menarik untuk dinikmati.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda setuju dengan apa yang diungkapkan oleh Lanning ini?

Source: Gameindustry.biz

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…