Review Ori and the Blind Forest: Platformer yang Tak Boleh Anda Lewatkan!
Bentuk bisa Menipu!

“Memandang remeh” Ori and the Blind Forest karena kualitas visual bercita rasa anak-anak yang kuat memang sebuah reaksi yang normal. Untuk sebuah game platformer yang hanya meminta Anda melompat dari satu tempat ke tempat lainnya sembari menyerang setiap musuh yang Anda hadapi, apa yang bisa Anda keluhkan dari game seperti ini? Apalagi sistem rating Ori and the Blind Forest memberikan angka “7+” yang semakin memperkuat kesan tersebut. Namun percayalah, ini bukan game yang pantas untuk anak-anak. Di luar dari sisi cerita yang menarik untuk semua kelompok umur, tingkat kesulitan yang ia tawarkan juga siap untuk membuat, tidak hanya anak-anak, tetapi orang dewasa seperti kami, frustrasi.
Alih-alih membawa pendekatan game platformer modern yang mungkin lebih mudah, Ori and the Blind Forest terasa seperti game platformer klasik ala seri-seri Megaman awal. Game platformer yang memastikan semua objek, binatang, dan rintangan didesain untuk membunuh Anda secepat mungkin. Ori memang diperkuat Sein, namun cahaya kecil ini hanya bisa digunakan untuk menghabisi beberapa musuh dengan cepat. Tantangan utama lahir justru hadir dari desain level yang akan menjadi tugas terberat untuk dilewati. Sedikit saja lengah, maka Anda harus siap berhadapan dengan konsekuensi yang fatal.


Desain level Ori and the Blind Forest mengingatkan Anda pada seri game platformer klasik, dimana daerah berduri dan lusinan proyektil yang bisa membunuh secara instan bertebaran di semua sudut, menunggu untuk menghabisi Anda jika Anda lengah. Observasi sebelum melangkah menjadi sangat esensial, jika Anda tidak ingin berakhir tragis. Selain beberapa item collectibles yang bisa memberikan Anda bar Spirit, Ability Points, atau Health secara permanen, desain level ini juga terkadang juga dibumbui sedikit puzzle. Anda harus melangkah ke satu tempat dan mendorong / mengaktifkan objek tertentu, sebelum bisa mengakses tempat yang lain.
Menariknya? Ori and the Blind Forest menawarkan desain level yang sangat terbuka. Ini berarti, Anda punya kebebasan untuk bergerak maju dan mundur, menuju tempat manapun yang menarik perhatian Anda. Untuk mencegah Anda mencapai progress sebelum waktunya, daerah yang penting biasanya akan menghadirkan limitasi yang hanya bisa diakses jika Ori berhasil mendapatkan kekuatan tertentu. Menariknya lagi? Desain game ini membuat selalu ada alasan bagi Anda untuk kembali menjelajahi tempat yang sudah Anda lewati sebelumnya. Seperti ketika Anda menyelesaikan misi di kuil Air, misalnya. Ketika misi ini selesai dan air di dunia kembali menjadi bersih, semua area air yang selama ini terlihat beracun dan tidak segan untuk membunuh Ori begitu ia jatuh tiba-tiba menjadi bersih. Ori bisa mengeksplorasi mereka dan berenang tanpa masalah. Progress seperti ini membuat Ori and the Blind Forest menarik, menawarkan kesan bahwa dunia yang tengah berusaha Anda selamatkan, memang membaik karena aksi Anda, pelan tapi pasti.


Namun tidak hanya dunia saja yang terlihat dinamis, Ori juga akan tumbuh bersamanya. Di awal, terlihat seperti hewan yang begitu lemah, ia hanya bisa melompat dan menghindari semua ancaman yang ada. Bertemu dengan Sein, Ori akan menemukan lebih banyak kekuatan seiring dengan waktu. Menyerap cahaya dari beragam titik cerita, Ori akan dibekali kekuatan ekstra seperti Double Jump, Stomp untuk menghancurkan lantai yang rapuh, Peledak dari Sein, gliding, melontarkan diri dari serangan atau proyektil musuh, hingga beragam lainnya. Semua kekuatan ini memang membuat perjalanan Anda untuk menyusuri daerah yang sudah Anda eksplorasi sebelumnya menjadi lebih mudah. Namun di sisi lain, ia menjadi petunjuk bahwa daerah yang Anda akan lewati setelah ini akan jadi tantangan yang lebih berat.


Desain level Ori and the Blind Forest menawarkan tantangan yang superberat. Seiring dengan progress cerita dan kekuatan Ori yang berhasil Anda dapatkan, tingkat kesulitan ini akan semakin meninggi. Dari platform yang sekedar bisa diselesaikan dengan melompat, meningkat menjadi tantangan yang harus diselesaikan dengan eksekusi beberapa kekuatan dengan efektif. Melontarkan Ori dengan proyektil musuh, gliding, melompat dua kali, berusaha menempel di dinding dan melompat kembali ke dinding sebaliknya, bisa jadi contoh. Parahnya lagi? Jika Anda sedikit saja lalai dan tidak cekatan, maka nasib tragis siap menghadang.
Butuh koordinasi mata dan tangan untuk menyelesaikan setiap tantangan ini. Berita buruk untuk Anda – gamer PC yang hanya memiliki keyboard untuk memainkan Ori and the Blind Forest, Anda akan merasa frustrasi. Kombinasi gerakan yang harus dieksekusi cepat dan tanpa cacat bukan pekerjaan mudah untuk dilakukan dengan keyboard. Jempol kami saja sempat kesakitan karena terlalu banyak menekan tombol Space ketika berusaha melompati platform secara beruntun. Untungnya, tidak ada kesulitan berarti dari sisi puzzle yang ditawarkan game ini. Dengan sedikit observasi, proses trial dan error, dan logika, Anda bisa menyelesaikan semuanya tanpa masalah.


Lantas, apa yang membuat Ori and the Blind Forest ini semakin sulit? Jawabannya tidak hanya di desain level yang menantang saja, tetapi juga lewat mekanisme baru bernama – Soul Links. Game ini tidak menyediakan sistem checkpoint ala game platformer lain, yang secara otomatis akan membawa Anda kembali ke titik terdekat jika tewas. Di Ori and the Blind Forest, Anda harus menciptakan Checkpoint Anda sendiri dengan menggunakan 1 buah Soul yang hadir sebagai resource yang terbatas. Kebebasan untuk menentukan Checkpoint Anda sendiri ini menghasilkan dinamika permainan yang sangat berbeda dari game platformer yang lain. Ia jadi kunci mekanik yang membuat kami ini kian menarik.
Kapan saat yang paling tepat untuk menciptakan Soul Links dan menentukan Checkpoint Anda sendiri? Ini akan jadi pertanyaan esensial yang terus Anda ulang, dari satu aksi ke aksi lainnya. Apa pasal? Karena terlalu sering menciptakan Soul Links berarti mengorbankan satu Soul yang tidak mudah untuk dikumpulkan kembali. Ia memang menjamin keamanan progress permainan Anda, namun Anda tidak akan punya cadangan untuk digunakan nantinya, apabila menemukan kondisi yang lebih buruk. Dan tidak ada hal yang paling ingin Anda hindari, selain kondisi seperti ini. Atau skenario kedua, Anda bisa bermain dengan lebih “hemat”, menyimpan Soul Links hanya untuk jarak progress tertentu saja. Namun, ingat pula, bahwa ancaman di Ori and the Blind Forest bisa membunuh Anda secara instan. Terlalu hemat dan fakta bahwa Anda tidak akan bisa memprediksi ancaman seperti apa yang Anda hadapi di depan, bisa membuat Anda mengulang permainan dari jarak checkpoint yang begitu jauh. Lantas, apa yang harus Anda lakukan? Anda akan mengembangkan prioritas Anda sendiri dan menikmati betapa menariknya Ori and the Blind Forest ini.


Ada sedikit elemen RPG juga di sini. Anda bisa mendapatkan experience points dari setiap musuh yang Anda kalahkan atau dari points yang tersebar di sepanjang permainan. Jika berhasil mengumpulkannya dalam akumulasi tertentu, Anda akan mendapatkan satu ekstra Ability Points untuk mengakses ability yang lebih kuat. Ada tiga cabang skill dengan tiga prioritas berbeda yang bisa Anda pilih. Sistem seperti ini juga membuka alasan lebih kuat bagi Anda untuk mengeksplorasi wilayah-wilayah lawas kembali dengan kekuatan baru yang Anda dapatkan.
Musik yang Begitu Indah!

Anda yang cukup mengikuti review JagatPlay tentu mengerti bahwa kami jarang sekali membahas soal musik, kecuali ia memang terbukti mampu memperkuat atmosfer dan pengalaman bermain yang ditawarkan game tersebut. Salah satu yang berhasil melakukan hal tersebut adalah Hotline Miami 2, dengan musik tekno yang secara konsisten akan membuat adrenalin Anda terpompa dan pikiran Anda menggila. Ia membaur dengan sangat baik dengan konten kekerasannya sendiri, menghasilkan sensasi yang luar biasa. Hal yang sama juga terjadi di Ori and the Blind Forest ini.
Musik tekno tentu tidak akan cocok dengan tema utama Ori and the Blind Forest ini sendiri. Namun alunan melodi yang begitu khas, misterius, dengan cita rasa folk yang seolah mengakar kuat, ia benar-benar menyempurnakan pengalaman yang ditawarkan game ini. Ketika suasana berjalan begitu emosional, dimana kematian dan kehidupan seolah semu, alunan pelan membantu sang sisi cerita meremuk hati dan menginjaknya hingga berkeping-keping. Namun ketika atmosfer misterius atau ketegangan terjadi, musik ini juga mampu menyempurnakan momen tersebut, membuat Anda merasa panik, terburu-buru, dan kian terserap ke dalamnya. Luar biasa!










