10 Misteri Terbesar Harvest Moon: Back To Nature!

Reading time:
April 16, 2015
harvest-moon-back-to-nature

Salah satu game yang berhasil mencuri jutaan hati gamer Playstation pertama di masa lalu, kalimat yang satu ini memang pantas diarahkan pada sang legenda dari developer Jepang – Natsume, Harvest Moon: Back to Nature. Ia memang terhitung tidak sulit mencapai tingkat popularitas tinggi, apalagi di Indonesia, yang dikala itu dikuasai Playstation dengan game bajakan yang mudah didapatkan. Lantas, apa yang membuat Harvest Moon begitu spesial? Di kala game lain meminta Anda berperan sebagai seorang pahlawan pembasmi kejahatan, pembela dunia, sang penakluk naga raksasa, dan bertarung dengan serangkaian senjata atau skill yang begitu destruktif, Harvest Moon menarik kembali Anda ke sebuah skenario yang lebih “nyata”. Menjadi seorang petani.

Ciri khas gameplay super unik inilah yang melambungkan nama Harvest Moon. Sensasi gameplay dan tantangan yang berbeda dibandingkan game-game RPG yang selama ini Anda temui menjadi  daya tarik yang sulit untuk ditolak. Anda menjalankan sebuah lahan pertanian yang tentu saja, harus dipastikan memberikan keuntungan dari segi finansial. Namun di sisi lain, Anda juga harus bercocok tanam dan memastikan kondisi kesehatan ternak dan binatang peliharaan yang lain. Di luar aktivitas bertani, ada tuntutan sosial untuk berinteraksi dengan penduduk desa, mencuri hati mereka agar terus mengizinkan Anda tinggal, hingga beragam event pertandingan yang diselenggarakan di tanggal-tanggal tertentu. Satu yang pasti, semua hal ini membuat Harvest Moon begitu menyenangkan, namun juga menantang di saat yang sama.

Ada satu hal yang menarik dari Harvest Moon: Back to Nature, yang mungkin tidak akan bisa dimengerti oleh gamer-gamer “muda” saat ini. Apa itu? Benar sekali, kita membicarakan misteri yang mengitarinya. Namun jangan bandingkan dengan konsep easter eggs yang masih  mudah ditemui di game-game keluaran saat ini dan seringkali berujung pada terbukti / tidak terbukti, misteri yang mengitari Harvest Moon tak ubahnya urban legend yang menyebar dari mulut ke mulut. Dengan konektivitas internet yang sangat terbatas di masa lalu dan popularitas buku guide yang masih melejit di kala itu, semua misteri ini tidak pernah bisa dicek kebenarannya secara pasti. Seperti berita angin yang terus tertiup kencang, yang ada justru kian menguat. Rumor-rumor yang membuat Harvest Moon kian menarik.

Lantas, dari semua hal yang sempat dikabarkan bisa dilakukan di Harvest Moon: Back to Nature versi Playstation pertama, apa saja 10 misteri terbesar yang mengitarinya? Ini dia, versi-versi yang pernah didengar JagatPlay:

10. Jenis Kelamin Anak

hm kids

Tidak ada yang lebih membahagiakan selain melihat bahwa semua kerja keras yang Anda lakukan selama bertahun-tahun terakhir berujung pada sebuah keluarga yang indah. Istri yang cantik, dan melihat anak Anda yang lucu berkembang perlahan, namun pasti, dari merangkak, belajar berdiri, berjalan, dan mulai belajar ocehan tanpa makna yang lucu. Begitu juga di Harvest Moon. Namun seperti layaknya manusia biasa, selalu ada perasaan tidak puas dengan apa yang Anda dapatkan. Banyak buah bibir yang menyebutkan bahwa ada metode untuk mendapatkan seorang anak perempuan, dan bukannya anak laki-laki yang tampaknya, diposisikan sebagai jenis kelamin default. Mitos ini sempat menuntut Anda untuk menikahi wanita tertentu, di tanggal tertentu, dengan begitu banyak syarat dan ketentuan berlaku yang lain. Terbukti atau tidak? Seingat kami,  Harvest Moon: Back to Nature masih memperlihatkan keturunan anak laki-laki sebagai satu-satunya penerus, dan belum pernah ada fakta soal eksistensi anak wanita di dalamnya.

9. Memohon Pada Bintang Jatuh

harvest moon wife

Maka seperti layaknya sebuah hidup nyata yang menguras energi Anda hanya untuk memastikan dapur tetap mengepul, ada sebuah mitos pula yang kabarnya, memungkinkan gamer untuk memenuhi mimpi mereka secara instan, tanpa perlu bekerja keras sama sekali. Konon, di malam tanggal tertentu, di kala cuaca cerah, Anda bisa menggerakkan karakter Anda ke puncak gunung di tengah malam untuk melihat sebuah bintang jatuh yang bercahaya terang. Begitu bintang ini melewati layar Anda, sebuah menu opsi dirumorkan akan muncul, meminta Anda memilih satu di antara 3 permintaan – yang salah satunya, bahkan memungkinkan Anda untuk menikahi wanita pilihan Anda secara instan. Benar atau mitos? Sejauh ini, belum pernah ada yang membuktikannya..

8. Pelihara Musang

chicken

Harvest Moon: Back to Nature memungkinkan Anda untuk tidak hanya memelihara ternak dengan produk yang bisa Anda jual setiap harinya untuk keuntungan. Ada dua binatang lain – kuda dan anjing yang juga harus menjadi fokus perhatian Anda. Jika dipelihara dengan baik, keduanya bahkan memiliki festivalnya sendiri untuk diperlombakan di tanggal tertentu. Namun, kabarnya, masih ada satu binatang ekstra lagi yang sebenarnya dipelihara – seekor musang warna kuning. Konon katanya, Anda harus melepas seekor saja ayam Anda di lahan pertanian dengan dikelilingi balok kayu sebagai pagar dalam jarak tertentu. Membiarkan hal ini terjadi selama berhari-hari akan mengundang musang di suatu malam. Anda bisa menangkap dan memeliharanya setelah sebuah cut-scene pendek tercipta. Katanya..

7. Anak Tumbuh Besar!

baby

Ini mungkin salah satu rumor yang paling mendorong banyak gamer untuk memainkan Harvest Moon: Back to Nature untuk waktu yang lama, terlepas dari fakta bahwa di titik tertentu, gameplay yang mereka temukan akan berujung sangat repetitif. Mitos menyebutkan bahwa anak kesayangan Anda sebenarnya bisa tumbuh besar, dan tidak hanya terhenti menjadi seorang balita yang tengah berusaha berbicara. Kabarnya, seperti layaknya di dunia nyata, Anda bisa melihat anak Anda berjalan, berlari, berbicara dengan jelas, sekolah di luar kota, kembali menjadi dewasa, dan membantu Anda mengurus pertanian. Sebuah langkah logis jika dipikirkan mengingat fakta bahwa anak Anda memang terlihat tumbuh. Namun benar atau tidak? Sayangnya, tidak ada pernah ada bukti kuat yang mendukung asumsi yang satu ini.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…

PlayStation

July 30, 2021 - 0

Review Samurai Warriors 5: Huru-Hara Cabut Nyawa!

Apakah sebuah video game harus menyuntikkan sebuah cerita berat penuh…
July 28, 2021 - 0

Review Scarlet Nexus: Gila Bercampur Seru!

Selama bukan sesuatu yang mereka adaptasikan dari anime populer misalnya,…
June 29, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yoko Taro (NieR Series)!

Menyebutnya sebagai salah satu developer paling eksentrik di industri game…
June 24, 2021 - 0

Preview Scarlet Nexus: Bak Menikmati Anime Aksi Berkualitas!

Komitmen Bandai Namco untuk menawarkan game-game dengan cita rasa anime…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…