PlayTest: Gaming dengan ECS Liva X!

Reading time:
April 17, 2015
ECS Liva X jagatplay (1)

ECS Liva X adalah komputer super mini yang dirancang untuk dapat dibawa ke mana saja dan mudah dioperasikan. Saking kecilnya, Liva X bahkan dapat Anda masukkan ke dalam kantong celana atau jaket! Pada paket penjualannya, Liva X didukung pula oleh bracket supaya dapat ditempel di belakang monitor. Bayangkan muka kebingungan teman Anda ketika menemukan “monitor” yang Anda gunakan dapat menjalankan Windows 8!

Liva X masih lebih kecil bila dibandingkan dengan controller XBOX
Liva X masih lebih kecil bila dibandingkan dengan controller XBOX

Komputer kecil nan mudah dibawa kemana saja ini pada dasarnya ditujukan untuk menjalankan beragam program ringan, seperti Microsoft Word dan Excell. Jadi, solusi ini memberikan Anda kelebihan dibandingkan membawa flash drive biasa untuk data, yaitu ia tidak perlu komputer tambahan untuk dijalankan. Cukup sambungkan saja ke monitor atau televisi dengan sambungan HDMI! Namun, bagaimana bila Anda ingin memainkan game di Liva X? Sebelum sampai ke sana, berikut spesifikasi yang ada di dalam Liva X:

  • Prosesor: Intel Celeron N2808 (Up to 2,25 GHz)
  • RAM: 4 GB DDR3
  • Graphics Card: Intel HD Graphics “Gen 7”
  • HDD: 64 GB

Perangkat yang melengkapi Liva X tentunya tidak dapat menjalankan game terbaru dengan tampilan “Wah.” Berangkat dari pemahaman tersebut, kami mencoba mencari beberapa opsi game dengan permintaan hardware cukup rendah. Kandidat game untuk dimainkan di Liva X antara lain Grid Autosports, Final Fantasy VII untuk PC, Shovel Knight, Ori and The Blind Forest, dan Tomb Raider (2013). Beberapa game yang kami gunakan sekilas terlihat tidak mungkin dijalankan di Liva X, seperti Grid dan Tomb Raider. Akan tetapi yang terpenting di sini adalah mampukah Liva X menjalankan game tersebut dan dimainkan!

Final Fantasy VII

Game ini begitu populer di kalangan gamer ketika ia hadir di console PlayStation pertama. Saking terkenalnya, Final Fantasy VII bahkan memiliki beberapa game lain yang masih terhubung dengan ceritanya sampai dibuat film layar lebarnya. Final Fantasy VII versi PC merupakan remake dari versi aslinya di PS dengan beberapa perbaikan, terutama pada tekstur karakter. Berikut spesifikasi yang diperlukan untuk menjalankan game ini:

  • Prosesor: Pentium III atau Athlon MP
  • RAM: 64 MB
  • Graphics Card: GeForce 2 MX 100/200 32MB atau AMD Rage 128 Ultra 16MB
  • HDD: 256 MB

Ketika kami memainkan game ini, satu hal yang langsung terlihat; frame rate pada game ini begitu stabil di beberapa angka, tergantung kondisi di dalam game. Setidaknya ada tiga macam kondisi ketika kami memainkannya, yaitu ketika berada di luar pertarungan, sedang bertarung, dan event. Kami menemukan frame rate selalu berada di 30 fps bila berada di luar pertarungan, misalnya ketika berjalan di kota, di peta dunia, dan ketika melakukan percakapan. Sedangkan ketika bertarung, frame rate berubah menjadi 15 fps. Jumlah frame rate tersebut juga sama ketika sedang event berupa film.

ECS Liva X jagatplay (3)

Setting yang kami gunakan untuk memainkan game ini adalah 1920 x 1080 dengan beberapa opsi graphics dihidupkan, seperti Linear Filtering dan Aspect Ratio. Kami menggunakan resolusi cukup besar seperti itu karena ketika kami menurunkannya hingga 640 x 480 sekalipun, tingkat frame rate yang dihasilkannya sama saja. Jadi, tidak ada salahnya bila kami ingin sekalian menikmati tampilan “klasik” dari Final Fantasy VII di layar besar.

ECS Liva X jagatplay (4)

Tingkat frame rate yang terkesan rendah tersebut ternyata sama sekali tidak banyak berpengaruh pada permainannya. Berkat latar belakang lingkungan dalam game hanya berupa gambar saja, berbeda dengan game masa kini yang menggunakan graphics 3D untuk latarnya, frame rate 30 fps sekalipun tidak menurunkan pengalaman bermain. Begitu juga ketika bertarung dengan 15 fps. Pertarungan masih sama rasanya seperti ketika dahulu kami memainkan game ini di PlayStation pertama!

ECS Liva X jagatplay (5)

Playable?: Game lawas dengan banyak momen nostalgia ini dapat berjalan dengan baik di Liva X. Bila Anda ingin menikmati game ini di mana saja, maka Liva X merupakan pilihan yang tepat. Baik ketika Anda berada di ruang keluarga maupun ketika sedang bersantai di Cafe.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…

PlayStation

July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…