PlayTest: Steam In-Home Streaming dengan WiFi AC!

Reading time:
April 8, 2015
steam in game streaming

Bagi Anda, gamer yang banyak berkutat Steam, sudahkah Anda mencoba fitur In-Home Streaming? Fitur ini membuat Anda bisa memainkan berbagai game Steam yang Anda miliki dari berbagai komputer yang ada di dalam jaringan lokal Anda, terlepas dari spesifikasi komputer tersebut. Menarik? Tentu saja, terutama bagi Anda yang ingin mencari suasana baru ketika bermain game, tetapi tidak ingin repot memindahkan komputer utama Anda ke lokasi lain di tempat tinggal Anda.

Di dalam artikel PlayTest kali ini, kami akan mencoba membahas Steam In-Home Streaming, atau dikenal juga dengan istilah StreamPlay, ini. Pembahasan kami kali ini tidak hanya pada fitur di dalam Steam itu sendiri, tetapi juga pada penggunaan fitur tersebut di komputer yang terhubung ke jaringan lokal melalui wireless network, secara spesifik, Wireless AC. Mari kita mulai dengan terlebih dahulu membahas lebih dalam apa itu In-Home Streaming.

Steam In-Home Streaming

Steam Stream

Steam In-Home Streaming ini dapat dijalankan dengan sangat mudah. Anda hanya perlu memastikan akun Steam Anda aktif di komputer utama yang digunakan sebagai sumber dan melakukan login ke akun yang sama dari Steam di komputer lain dalam jaringan lokal. Secara otomatis, Steam akan membangun koneksi antara kedua komputer tersebut. Anda bisa langsung memainkan game-game yang ada di komputer utama hanya dengan menekan tombol “Stream” dari client Steam di komputer lain tersebut.

Fitur dari Steam yang satu ini memungkinkan komputer utama, tempat suatu game terinstall, untuk mengirim data audio dan video dari game tersebut ke komputer lain yang terletak dalam jaringan lokal. Di sisi lain, komputer yang digunakan untuk bermain game akan mengirimkan data input, baik dari keyboard, mouse, maupun game controller ke komputer utama. Hal itu membuat pengguna bisa memainkan game-game yang terinstall di suatu komputer dari komputer lain dengan praktis.

Secara umum, proses dari In-Home Streaming tersebut bisa dilihat di diagram berikut ini:

InHomeStreamingDiagram_t
Cara kerja In-Home Streaming

Melihat skema kerja dari Steam In-Home Streaming tersebut, terlepas dari satu komputer utama dengan kemampuan yang memadai untuk menjalankan game yang ingin dimainkan, Anda seharusnya bisa memanfaatkan fitur ini untuk memainkan game dari komputer dengan spesifikasi rendah sekalipun. Hal itu tentunya disebabkan karena semua proses akan berlangsung di komputer utama, bukan di komputer yang digunakan untuk In-Home Streaming. Namun, mengingat banyaknya data yang harus dikirimkan antar komputer di dalam jaringan untuk In-Home Streaming, dibutuhkan koneksi jaringan yang baik antar perangkat di jaringan lokal.

Menggunakan jaringan lokal dengan basis Gigabit Ethernet tentunya merupakan pilihan terbaik untuk Steam In-Home Streaming yang lancar. Namun, instalasi kabel Ethernet di rumah tentunya tidak praktis dan justru mengurangi fleksibilitas yang ditawarkan oleh fitur tersebut. Oleh karena itu, optimalisasi wireless network tentunya akan sangat bermanfaat untuk In-Home Streaming ini.

WiFi B/G/N vs WiFi AC

playtest (2)

Salah satu hal yang bisa digunakan untuk optimalisasi wireless network yang bisa dilakukan dengan mudah saat ini adalah dengan mengupgrade jaringan yang ada untuk mendukung WiFi AC (802.11ac). Dibandingkan dengan standar sebelumnya, seperti WiFi B/G/N, WiFi AC memiliki keunggulan utama dari bandwidth yang tersedia. Bila WiFi N, standar WiFi kencang yang banyak digunakan saat ini, memiliki bandwidth maksimal 150 Mbps untuk konfigurasi standar, WiFi AC memberikan bandwidth hingga 3 kali lipatnya dengan menggunakan antena yang sama.

Bandwidth lebih besar yang dimiliki oleh WiFi AC tentunya akan membawa keunggulan tersendiri ketika digunakan untuk In-Home Streaming. Kami akan coba membandingkan penggunaan WiFi N dengan WiFi AC untuk In-Home Streaming ini dalam PlayTest kali ini. Berikut ini adalah daftar perangkat yang kami gunakan untuk mendukung PlayTest ini:

playtest (1)
  • Komputer Utama: Dell Inspiron 14 7447 “Pandora”
    • WiFi N adapter: integrated
    • WiFi AC adapter: integrated
  • Komputer Client: Lenovo S206 dengan AMD E1-1200
    • WiFi N adapter: integrated
    • WiFi AC adapter: Buffalo WI-U2-433
  • Router WiFi N: Generik 300 Mbps
  • Router WiFi AC: Buffalo WZR-1750DHP2

Let’s Play!

Kali ini, kami mencoba memainkan game GRID Autosport dan Dota 2 untuk melihat bagaimana In-Home Streaming dapat dinikmati dengan menggunakan wireless network. Berikut ini video yang kami rekam untuk PlayTest kali ini:

Secara umum, penggunaan WiFi N dengan berbagai keterbatasannya, terutama dari bandwidth, masih belum memadai untuk In-Home Streaming dengan lancar antar kedua perangkat yang kami gunakan. WiFi AC bisa mengatasi keterbatasan WiFi N terkait bandwidth. Hal itu berimbas pada lancarnya game GRID Autosport dan Dota 2 ketika dimainkan melalui In-Home Streaming ketika menggunakan WiFi AC.

Load Comments

PC Games

November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…

PlayStation

November 19, 2021 - 0

Preview Battlefield 2042: Masa Depan Tak Selalu Cerah!

Ada yang datang dengan antisipasi tinggi, tetapi tak sedikit pula…
November 19, 2021 - 0

Review GTA The Trilogy – The Definitive Edition: Bak Lelucon Besar!

Merayakan ulang tahun sebuah franchise legendaris adalah sebuah langkah yang…
November 17, 2021 - 0

Menjajal Elden Ring (Network Test): Makin Cinta, Makin Mantap!

Apa yang bisa Anda dorong lebih jauh dengan formula Souls-like…
November 15, 2021 - 0

Review Headset PULSE 3D Wireless – Midnight Black: Tiga Dimensi dalam Telinga!

Apa yang mendefinisikan sebuah pengalaman generasi terbaru? Bagi Sony dan…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…