AC: Victory Berubah Nama Menjadi Assassin’s Creed: Syndicate?

Reading time:
May 8, 2015
assassins creed victory3

Ubisoft memang tidak pernah kehabisan ide untuk terus mengeksploitasi franchise Assassin’s Creed. Setelah kehadiran Unity, Rogue, dan Chronicles, satu judul lagi gosipnya tengah disiapkan. Ya, apalagi kalau bukan Assassin’s Creed: Victory yang sempat muncul di dunia maya Desember 2014 lalu.

Update informasi terbaru tentang game ini pun mulai kembali mengemuka. Yang menarik, kabarnya Ubisoft tidak jadi menggunakan judul Victory untuk game anyar tersebut. Sumber yang didapat website Kotaku menyebutkan bahwa pihak perusahaan akan mengganti judulnya menjadi Assassin’s Creed Syndicate.

Selain itu, sumber yang sama juga membocorkan tentang kapan Ubisoft berencana mengungkap eksistensi Syndicate, yakni pada 12 Mei 2015 mendatang. Pihak Ubisoft sendiri memang telah memberi pengumuman resmi soal rencana mereka memperkenalkan game AC terbaru di tanggal yang sama. Gamer dapat menyaksikannya langsung secara live streaming. Sayang, Ubisoft belum mau memberi konfirmasi apakah game AC terbaru itu benar-benar Syndicate atau tidak.

Akan diungkap pada 12 Mei 2015 mendatang, Assassin's Creed untuk tahun 2015 yang sebelumnya disebut sebagai Victory kabarnya akan berubah nama menjadi Assassin's Creed Syndicate.
Akan diungkap pada 12 Mei 2015 mendatang, Assassin’s Creed untuk tahun 2015 yang sebelumnya disebut sebagai Victory kabarnya akan berubah nama menjadi Assassin’s Creed Syndicate.

Pada bocoran sebelumnya disebutkan bahwa Victory/Syndicate digarap dengan menggunakan engine Anvil, sama seperti Unity. Setting lokasi akan mengambil London di era Victorian. Sang karakter utama pun hadir dengan perlengkapan baru, yakni grappling hook untuk berayun dengan cepat.

Soal platform yang dituju, selain PC, PS4 dan Xbox One, kemungkinan besar Ubisoft tidak akan menghadirkan versi konsol last-gen. Bagaimana menurut Anda?

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…