SEGA Kecewa dengan Alien: Isolation

Reading time:
May 12, 2015

 

sega sonic

Judul artikel di atas mungkin sebuah kalimat yang tidak pernah dipikirkan oleh game manapun. Bagaimana tidak? Alien: Isolation bisa disebut sebagai seri game Alien terbaik yang pernah diciptakan, apalagi setelah performa Aliens: Colonial Marines yang begitu buruk. Proyek yang digawangi oleh Creative Assembly tersebut tidak hanya berhasil memacing banyak pujian dari para kritikus, tetapi juga mendulang tingkat penjualan yang terhitung fantastis. Ia bahkan berhasil merebut penghargaan sebagai “Game of the Year 2014” di beberapa media gaming ternama. Namun sayangnya, dengan semua pencapaian positif tersebut, Alien: Isolation ternyata masih tidak bisa memukau SEGA sebagai publisher utama.

Hal ini terungkap dalam laporan finansial tahunan SEGA yang sebenarnya pantas diacungi jempol. Penjualan dari perangkat lunak, termasuk video game, berhasil naik 41 persen dari tahun lalu dengan lebih 12,1 juta kopi terjual. Namun alih-alih memuji performa divisi game mereka, SEGA justru kecewa. Mereka secara terbuka menyebut penjualan Alien: Isolation yang berhasil menembus angka 2,1 juta kopi sebagai penjualan yang lemah, sebuah ekspresi kekecewaan. Di saat yang sama, game mereka yang lain seperti Sonic Boom: Rise of Lyric dan Sonic Boom: Shattered Crystal hanya mampu terjual 620.000 kopi secara akumulatif. Prestasi yang dilihat “positif” hanyalah franchise Persona yang kini akhirnya berhasil menyentuh angka 6 juta kopi selama sejarah eksistensinya.

Terlepas dari angka penjualan yang berhasil mencapai angka lebih dari 2,11 juta kopi selama setahun terakhir ini, SEGA kecewa dan merasa penjualan Alien: Isolation masih terhitung lemah.
Terlepas dari angka penjualan yang berhasil mencapai angka lebih dari 2,1 juta kopi selama setahun terakhir ini, SEGA kecewa dan merasa penjualan Alien: Isolation masih terhitung lemah.

Walaupun belum jelas konsekuensi seperti apa yang akan muncul dari performa penjualan “buruk” versi SEGA terhadap setiap franchise game yang mereka rilis selama setahun terakhir, SEGA sudah punya rencana untuk kembali menemukan momentum mereka di tahun 2015 ini. Selain Persona 5 yang begitu diantisipasi, SEGA berencana akan merilis sekitar 46 buah game – dari game mobile free to play hingga game PC di tahun fiskal ini.

2,1 juta kopi masih mengecewakan untuk SEGA? Very hard to please..

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…