Ubisoft Resmi Umumkan Assassin’s Creed Syndicate!

Reading time:
May 13, 2015
ac syndicate14

Terlepas dari beragam kritik yang menuduh Ubisoft terlalu banyak mengeksploitasi Assassin’s Creed sebagai sebuah franchise, fakta bahwa sebuah game open world bisa secara konsisten dirilis setiap tahunnya menjadi sebuah prestasi tersendiri.

Untuk memberikan waktu pengembangan lebih banyak untuk kualitas lebih solid, Ubisoft akhirnya menempuh kebijakan sama seperti yang dilakukan Activision dengan Call of Duty mereka. Setelah selama ini dikerjakan hanya oleh Ubisoft Montreal, Assassin’s Creed kini juga akan dikerjakan oleh Ubisoft Quebec. Mereka bahkan akan menangani seri Assassin’s Creed untuk tahun 2015 ini, yang sempat dirumorkan akan mengusung nama Victory awal tahun ini. Namun mengikuti informasi yang berkembang setelahnya, Ubisoft akhirnya secara resmi mengumumkan seri Assassin’s Creed terbaru – Assassin’s Creed Syndicate!

ac syndicate13

Bersamaan dengan pengumuman resmi ini, Ubisoft juga melemparkan detail perdana soal intisari dari Syndicate ini. Mengkonfirmasikan rumor yang sempat beredar sebelumnya, Anda akan berperan sebagai Assassin saudara kembar, laki-laki dan perempuan, bernama Jacob Frye dan Evie Frye. Walaupun berbagi darah yang sama, kedua saudara ini mengusung kepribadian yang berbeda. Jacob diposisikan sebagai karakter yang penuh determinasi  dan agresif, sementara Evie lebih tenang dan menjadi penyeimbang kepribadian Jacob. Anda akan beraksi di kota London, tahun 1868, ketika revolusi industri melahirkan perbedaan kelas ekonomi yang begitu kentara. Mereka yang kaya semakin kaya, sementara mereka yang miskin kian tertekan.

Lantas, mengapa ia mengusung nama Syndicate? Karena pertempuran antara para gang akan menjadi kunci utama Syndicate. Di masa revolusi industri, dengan London sebagai “ibukota” dari Templar, gang menjadi kaki tangan mereka. Untuk mengurangi kekuasaan Templar, Jacob dan Evie kemudian berinisiatif untuk menyelamatkan para penduduk London yang menjadi korban sekaligus membangun gang mereka sendiri yang disebut sebagai “Rooks”. Pertempuran antar gang untuk mendapatkan wilayah kekuasaan akan menjadi kekuatan unik Assassin’s Creed Syndicate. London sendiri akan lebih besar 30% dari Paris versi AC Unity, dan terbagi atas enam region besar: Westminster, the Strand, the City of London, Whitechapel, Southwark, dan Lambeth. Setiap distrik ini akan hadir dengan perbedaan demografi. Anda juga dipastikan akan bertemu dengan beberapa sosok sejarah penting, termasuk Charles Darwin dan Charles Dickens.

ac syndicate6 ac syndicate5 ac syndicate4 ac syndicate3 ac syndicate2 ac syndicate1 ac syndicate

Assassin’s Creed Syndicate tentu saja hadir dengan fitur baru. Ubisoft mengkonfirmasikan benar bahwa seperti layaknya GTA V, Anda bisa berganti peran menjadi Jacob atau Evie selama melakukan eksplorasi di London. Namun misi hanya akan bisa ditempuh oleh karakter yang ditentukan untuk mendukung narasi yang ada. Konfirmasi juga menyebut bahwa seri yang satu ini tidak akan mengusung mode multiplayer sama sekali, sehingga Ubisoft Quebec lebih berfokus menghadirkan sensasi single player yang lebih mumpuni.

Perubahan setting yang lebih modern juga membawa banyak perubahan di sisi gameplay. Tentu menjadi sesuatu yang tidak rasional jika Jacob, terlepas dari statusnya sebagai Assassin, masih diperbolehkan untuk membawa pedang yang bisa dilihat siapapun. Sebagai gantinya, Jacob akan menjadikan Brass Knuckle sebagai senjata utama. Perubahan teknologi juga bisa dilihat dari kemampuan Assassin’s Gauntlet yang ia kenakan. Tidak hanya lagi berisikan Hidden Blade untuk membunuh secara stealth, Anda akan diperkuat dengan Rope Launchersemacam grappling hook yang memungkinkan Anda untuk mencapai atap gedung secara instan tanpa perlu lagi disibukkan dengan aktivitas memanjat. Assassin’s Gauntlet juga berisikan senjata bernama Hallucinogenic Darts yang berfungsi seperti layaknya Berserk Dart di seri Assassin’s Creed sebelumnya, namun kini dengan efek area. Dan seperti yang bisa diprediksi, era modern juga memperkuat Jacob Frye dengan senjata api yang lebih ringkat, seperti Revolver.

Salah satu perubahan paling signifikan mungkin terletak pada eksistensi kereta kuda yang kini menjadi moda transportasi utama di London. Seperti halnya GTA, Anda bisa merebut kereta kuda milik NPC untuk bergerak lebih cepat melintasi kota. Beberapa misi juga akan melibatkan kejar-kejaran kereta kuda ini, lengkap dengan sistem damage, dan beragam aksi dramatis yang bisa Anda prediksi. Sekilas screenshot dan trailer juga memperlihatkan kendaraan lebih modern seperti kereta api, namun  belum ada konfirmasi apakah ia akan bisa digunakan atau tidak.

ac syndicate12 ac syndicate11 ac syndicate10 ac syndicate9 ac syndicate8 ac syndicate7

Bersamaan dengan pengumuman ini pula, Ubisoft melemparkan tidak hanya satu, tetapi tiga buah trailer perdana untuk Assassin’s Creed Syndicate. Satu trailer difokuskan untuk memperlihatkan gameplay seperti apa yang pantas diantisipasi, satu trailer sinematik dramatis untuk memperkuat latar belakang cerita, sementara satunya lagi berfokus pada senjata yang akan digunakan Jacob nantinya. Mereka juga merilis belasan screenshot untuknya. Anda bisa melihat semua video tersebut di bagian bawah artikel ini.

Assassin’s Creed Syndicate sendiri rencananya akan dirilis pada 23 Oktober 2015 mendatang untuk Playstation 4 dan Xbox One. Versi PC sudah dikonfirmasikan, namun seperti kebiasaan seri Assassin’s Creed lawas, akan tiba lebih lambat daripada versi konsol. Belum ada tanggal pasti untuk Assassin’s Creed Syndicate versi PC.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Tertarik untuk mencicipi kembali seri ini setelah melihat penampakan pertamanya?

Cinematic Trailer

Gameplay

Jacob Frye

Load Comments

PC Games

June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…

PlayStation

June 29, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yoko Taro (NieR Series)!

Menyebutnya sebagai salah satu developer paling eksentrik di industri game…
June 24, 2021 - 0

Preview Scarlet Nexus: Bak Menikmati Anime Aksi Berkualitas!

Komitmen Bandai Namco untuk menawarkan game-game dengan cita rasa anime…
June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…