Allison Road – Game Horror “Pengganti” P.T.?

Reading time:
July 1, 2015

Sesuatu yang sangat disesalkan memang, terlepas dari respon yang begitu positif pada proyek perdana Kojima di genre horror, Konami akhirnya secara resmi membatalkan proyek Silent Hills yang sangat diantisipasi. Padahal, teaser awal yang ditawarkan via P.T. untuk Playstation 4 menyimpan potensi yang begitu besar. Kojima seolah sudah punya pondasi kuat untuk benar-benar menciptakan sebuah game yang siap untuk membuat Anda pipis di celana. Sayangnya, semua harapan ini berakhir tinggal mimpi. Namun jangan kecewa, para gamer pencinta genre horror di seluruh dunia masih punya satu proyek lainnya yang pantas diantisipasi dengan daya tarik yang hampir serupa dengan P.T. Benar sekali, kita tengah membicarakan Allison Road.

Dikembangkan sebagai proyek indie oleh Lilith Ltd – developer yang hanya beranggotakan 6 orang, Allison Road sudah diracik sejak September 2014 silam, hanya berselang beberapa minggu setelah rilis P.T. oleh Kojima. Menawarkan perspektif orang pertama yang serupa, Allison Road juga membawa Anda pada sensasi horror yang lebih personal. Lilith Ltd bahkan merilis sebuah video gameplay perdana yang terhitung memesona, apalagi untuk standar sebuah game yang masih berada dalam tahap alpha. Video 13 menit ini terlihat menyeramkan, dengan permainan audio yang ciamik, dan kejutan yang tampaknya siap membuat jantung Anda berhenti beberapa detik.

Terasa seperti seri suksesor untuk P.T., video gameplay perdana Allison Road berdurasi 13 menit memberikan kesan game horror yang solid.
Terasa seperti seri suksesor untuk P.T., video gameplay perdana Allison Road berdurasi 13 menit memberikan kesan game horror yang solid.

Sayangnya, Lilith sendiri masih belum bisa memberikan kepastian apapun soal rilis Allison Road. Mekanik inti gameplay-nya sendiri memang sudah hampir rampung, namun ia masih jauh dari kata final. Belum ada konfirmasi pula soal platform maupun rencana jendela rilis untuk game horror yang satu ini. Yups, on my way to the NOPETOWN..

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…